Kerap resahkan warga Medan, 10 bandit jalanan dibekuk polisi

Kerap resahkan warga Medan, 10 bandit jalanan dibekuk polisi
Ilustrasi Pencurian. ©2014 Merdeka.com
NEWS | 15 Agustus 2015 00:03 Reporter : Randy Ferdi Firdaus

Merdeka.com - Satuan Reskrim Polresta Medan meringkus sebanyak 10 orang bandit jalanan yang selama ini meresahkan masyarakat di kota tersebut. Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Aldi Subartono mengatakan, penangkapan bandit jalanan tersebut, kurun waktu 14 hari.

Sepuluh orang yang diamankan petugas kepolisian itu, menurut dia, terdiri dari pelaku perampokan, pelaku pencurian modus gembos ban, dan pencurian sepeda motor.

"Polresta Medan terus mengencarkan razia bandit jalanan dan pelaku begal yang saat ini semakin meresahkan masyarakat," ujar Kompol Aldi dikutip dari Antara, Jumat (14/8).

Dia menyebutkan, ke-10 bandit jalanan yang ditangkap aparat keamanan itu, yakni kasus pencurian, atas nama Ridwan Syahputra alias Kendon (27) warga Jalan Bakti Gang Sederhana Kecamatan Medan Area.

Tersangka Ridwan Suganda alias Robert (27) warga Jalan Starban Gang Keluarga Nomor 436 Kelurahan Polonia Kecamatan Medan Polonia.

"Kedua tersangka itu ditangkap karena mencuri sepeda motor, Rabu (12/8)," katanya.

Kemudian, Sahat Mulatua Sitanggang (15) warga Jalan Elang Ujung Nomor 44 Kelurahan Tegal Sari Mandala, dan Ranto Frengki Silaban (20) warga Medan Tembung, ditangkap karena mencuri beca motor, Sabtu (1/8). dua pekan lalu.

Tersangka Oji Syahputra Simanjuntak (15) ditangkap karena mencuri handphone di Jalan Rahayu Medan Tembung, Rabu (12/8). Tersangka perampokan, Samuel Putra Lagan Manik alias Putra (19) warga Jalan Pales Medan Tuntungan, ditangkap Kamis (6/8).

Tersangka Indrawan Febriansyah Batubara alias Indra (20) warga Jalan Teladan Barat Kecamatan Medan Kota, diciduk Kamis (13/8).

"Tersangka perampokan (Indrawan) beraksi bersama rekannya yang mengaku sebagai annggota polisi, untuk menghentikan sepeda motor korban," kata mantan Kapolsek Sunggal itu.

Kasatreskrim menjelaskan, dari penangkapan bandit jalanan itu, polisi menyita barang bukti berupa senjata tajam, sepeda motor hasil curian, kunci T dan handphone.

Bahkan, sekarang pelaku kejahatan jalanan tersebut, telah berubah menjadi kelompok kecil yang tersebar di berbagai sudut di kota Medan.

"Para tersangka tersebut, dijerat pasal 363 dan pasal 365 KUH Pidana dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara," katanya. (mdk/rnd)

Berharap aksinya mulus, pembobol brankas tutupi wajah pakai keset

Komplotan pencuri diciduk saat check in di hotel, 2 pelaku ditembak

Rekaman CCTV, toko alat dengar dibobol 4 maling

Toko alat dengar dibobol maling, laptop & dolar di brankas raib

Bekuk pencuri, polisi pancing dengan gadis cantik

Nonton balap liar, pengamen curi sepeda motor korban pengeroyokan

Awas! Cuma modal Rp 400 ribuan, hacker sudah bisa curi mobil

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami