Keraton Yogyakarta Pecat Abdi Dalem yang Terlibat Pelecehan Seksual

PERISTIWA | 13 November 2019 01:33 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Keraton Yogyakarta menindak tegas seorang abdi dalemnya yang berinisial SW (68). Tindakan tegas ini diambil Keraton Yogyakarta karena SW diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi berinisial MDA di Alun-alun utara pada Minggu (10/11).

Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Condrokirono yang merupakan Pengageng Kawedanan Hageng Panitrapura atau Sekjen Keraton Yogyakarta menyampaikan bahwa tindakan tegas yang diambil adalah memecat SW dari abdi dalem.

Puteri kedua Raja Keraton Yogyakarta ini menegaskan jika dirinya telah berkoordinasi dengan pengageng (pemimpin) tempat SW bertugas maupun dengan Tepas Perintah Ageng.

"Dari Keraton kita menindak tegas. Saya sudah koordinasi dengan pengagengnya sama Tepas Perintah Ageng untuk berkas-berkas beliau kan ada konsekuensinya," ujar GKR Condrokirono di Bale Raos, Selasa (12/10).

GKR Condrokirono pun akan menyerahkan sepenuhnya permasalahan dugaan pelecehan sesuai hukum yang berlaku. GKR Condrokirono pun akan mempercayakan penanganan kasus dugaan pelecehan itu kepada kepolisian.

1 dari 1 halaman

Kronologi

Sebelumnya, Sekretaris Forum Komunikasi Alun-alun Utara (FKKAU), Krisnadi mengatakan pria yang diduga abdi dalem tersebut diamankan pada Minggu (10/11). Ketika diamankan, pria berinisial SW tersebut mengenakan baju peranakan yang identik dengan busana abdi dalem.

"Awalnya sekitar pukul 22.10 ada tiga mahasiswi di tengah Alun-alun. Seseorang yang terduga abdi dalem itu datang dan lalu terlibat obrolan yang tiba-tiba menjurus ke hal porno. Sambil merayu mendekati salah satu mahasiswi dan mencoba memegang tangan mahasiswi berinisial SA (20),"ujar Krisnadi saat dihubungi.

Saat dipegang tangannya, SA pun menepisnya. Setelahnya SW pun mencoba mendekati dua mahasiswi lainnya yaitu E (21) dan MDA (19) yang berjalan di belakang SA.

"Terduga abdi dalem mendekati mahasiswi MDA dan ngobrol terus menarik tangan mahasiswi MDA, dipaksa memegang kemaluan oknum terduga abdi dalem," ungkap Krisnadi.

Krisnadi menjelaskan MDA pun kemudian lari ke arah dua temannya. Ketiganya pun kembali ke Pendopo Lawas tempat mereka parkir kendaraan bermotornya.

"Korban terus menangis lalu diantar ke pos pam budaya oleh tukang parkir. Oleh teman-teman FKAAU, mencari keberadaan pelaku. Pelaku pun kemudian diamankan ke pos FKAAU dan diserahkan ke Polsek Gondomanan," ucap Krisnadi. (mdk/eko)

Baca juga:
Seorang Abdi Dalem Keraton Yogya Diduga Lecehkan Mahasiswi di Alun-alun Utara
Perwira Polisi di Kutai Barat Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur
Pria Rekam Wanita Ganti Baju di Kamar Pas Mal Surabaya, Beberapa Video Ditemukan
Baru Kenalan di Facebook, Pria di Malang Paksa Cewek ABG Hubungan Badan di Villa
Hilang 2 Hari, Siswi SMP di Ponorogo Ditemukan Menginap Bareng Kenalan di Hotel