Kerjasama pegawai, pencuri gondol 40 HP Rp 55,6 juta dari kantor J&T Express

Kerjasama pegawai, pencuri gondol 40 HP Rp 55,6 juta dari kantor J&T Express
Ilustrasi Pencurian. ©2014 Merdeka.com
PERISTIWA | 14 Maret 2018 02:15 Reporter : Nur Aditya

Merdeka.com - Empat komplotan pencuri barang di kantor ekspedisi J&T Express di Jalan Lambung Mangkurat, Samarinda, Kalimantan Timur, diringkus polisi. Keempatnya diduga mencuri 2 dos paket berisi 40 unit ponsel senilai Rp 55,6 juta.

Peristiwa itu terjadi 1 Januari 2018 lalu, dan diketahui karyawan J&T sekira pukul 06.00 Wita, dan dilaporkan ke Polsekta Samarinda Ilir. Sekitar 2,5 bulan kemudian melakukan penyelidikan, akhirnya mendapatkan titik terang para pelaku.

Keempat pelaku masing-masing adalah Sugianto (45), Sugito (46), Irvansyah (38), dan Dedy Mugiono (25), merupakan warga yang tinggal tidak begitu jauh dari lokasi kantor J&T.

"Kami tangkap keempat terduga pelaku ini Senin (12/3) kemarin," kata Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Ilir Ipda Purwanto, kepada merdeka.com, Selasa (13/3) malam.

Purwanto menjelaskan, tim Jatanras Polsekta Samarinda Ilir, terlebih dulu menangkap Dedy, dan menyita 1 ponsel diduga hasil curian. Dari keterangannya, Dedy mengaku menerima 10 ponsel dari Sugito, 4 unit dari Sugianto dan 10 unit dari Irvansyah.

"Dedy ini menerima untuk dijualkan kembali dengan harga Rp 500 ribu per unit. Kondisi masih baru, lengkap. Oleh Dedy, dijual Rp 850 ribu sampai Rp 900 ribu per unit," ujar Purwanto.

Dari keterangan Dedy, kemudian dilakukan penangkapan terhadap Sugianto, Sugito dan Irvansyah. "Ternyata, Irvansyah ini pegawai J&T yang memberitahukan kepada Sugianto, kalau di kantornya ada paket datang berisi ponsel Xiaomi," ungkap Purwanto.

Dari informasi Ivansyah, Sugianto masuk ke kantor J&T dan mengambil paket yang sudah disiapkan Irvansyah. "Sedangkan Sugito, menunggu di luar kantor, di motor. Ada 2 dus yang diambil Sugianto. Padahal, di kantor saat itu ada Irvansyah yang jaga kantor," jelas Purwanto.

Berhasil membawa 2 dus ponsel, isinya pun dibagi-bagi. "Sugianto dapat 16 unit, Sugito dapat 12 unit, dan Irvansyah dapat 12 unit," terang Purwanto.

Keempat pelaku, kini meringkuk di penjara. Mereka dijerat dengan pasal 363 tentang pencurian disertai pemberatan. (mdk/ded)

Baca juga:
2 dari 6 pencuri batu akik di perumahan elite Samarinda dibekuk polisi
Pencuri burung dan ayam di Cilegon tewas dihakimi warga
Polisi bekuk komplotan pencurian mobil dikendalikan dari Lapas
Spesialis pencuri mobil di Jaksel diringkus polisi di Subang
Siswa SMA di Palembang curi motor teman sekolah untuk bayar SPP Rp 3 juta
Beraksi di perumahan elit, 6 pencuri gondol 2 tas berisi batu akik

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami