Kerugian Petani Akibat Debu Gunung Sinabung Capai Rp41 Miliar

Kerugian Petani Akibat Debu Gunung Sinabung Capai Rp41 Miliar
PERISTIWA | 11 Agustus 2020 21:33 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumut, kembali erupsi pada Sabtu (8/8) dan Senin (10/8). Dinas Pertanian setempat memperkirakan petani mengalami kerugian sekitar Rp41 miliar akibat 1.483 hektare areal tanaman mereka rusak akibat tertutup debu vulkanik.

"Areal pertanian yang rusak sekitar 1.483 hektare, terdiri dari 23 komoditas hortikultura dengan kerugian sekitar Rp41 miliar," ucap Kadis Pertanian Kabupaten Karo, Metehsa Karo-Karo, Selasa (11/8).

Kerusakan tanaman itu bervariasi, mulai ringan hingga berat yang menyebabkan gagal panen. Yang rusak berat diperkirakan mencapai 28 persen.

Di antara 23 komoditi pertanian terdampak, yang terparah mengalami kerusakan adalah lahan pertanian kentang. Tidak kurang 258 hektare areal tanaman ini rusak, bahkan ada yang sampai gagal panen.

Metehsa memaparkan, nilai kerugian Rp41 miliar yang diderita petani dihitung dari beberapa aspek. "Kenapa sampai segitu? karena banyak hitung-hitungannya seperti memakai tenaga kerja yang lebih banyak, dan penyemprotan yang harus lebih rutin," sebut Metehsa.

Dinas Pertanian sudah membuat sejumlah langkah, di antaranya dengan mengajak petani mulai membersihkan lahan mereka. "Mulai dari penyemprotan debu dan juga kita pinjamkan blower. Debu-debu itu nanti hilang pakai blower," pungkas Metehsa. (mdk/lia)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami