Kesadaran Warga Terjaga Dengan Penyebaran Informasi Covid-19

Kesadaran Warga Terjaga Dengan Penyebaran Informasi Covid-19
PERISTIWA | 21 November 2020 22:27 Reporter : Dedi Rahmadi

Merdeka.com - Pengamat sosial dari Universitas Indonesia (UI) Devie Rahmawati melihat masyarakat sudah terbiasa dengan protokol kesehatan, namun informasi tentang COVID-19 harus tetap disebarkan untuk mendorong masyarakat menyadari pandemi masih berjalan.

"Sosialisasi tanpa henti oleh pemerintah dan tokoh masyarakat akan membantu menjaga kesadaran masyarakat akan COVID-19. Selain itu, aksi menaruh monumen terkait COVID-19 juga dapat mengingatkan masyarakat akan bahaya penyakit itu, bahwa pandemi masih belum usai," kata Devie saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (21/11).

Dalam studi yang dilakukan bersama timnya, Devie menemukan bahwa ada kecenderungan masyarakat tidak aktif mencari informasi tentang COVID-19, tapi mendapatkannya secara tidak langsung, seperti dari berita yang dibagi dalam grup aplikasi percakapan di ponsel.

Dengan keberadaan monumen COVID-19, orang-orang yang tidak aktif mencari tahu tentang penyakit itu akan menyadari bahwa pandemi masih terjadi ketika melihat monumen-monumen tersebut saat keluar dari rumah.

"Itu membantu untuk terus mengingatkan. Segala upaya terkait demonstrasi pandemi itu satu hal yang perlu harus terus didorong dan harus dihargai masyarakat yang memiliki inisiatif itu, karena kita berusaha memastikan dimana warga berada, alarm harus ada dalam diri mereka," kata Devie.

Untuk itu, semua pihak dari pemerintah sampai kelompok sipil lain harus "membombardir" masyarakat dengan informasi terkait COVID-19 dan usaha protokol kesehatan mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker (3M).

"Kepung saja masyarakat terus dengan informasi bahwa COVID-19 masih ada, lalu tentang 3M sebagai salah satu pencegahannya. Terus-menerus saja, jangan cepat puas sekali disosialisasikan semuanya jadi paham," kata akademisi Program Vokasi UI itu.

Hal itu agar masyarakat mau melakukan protokol kesadaran dengan sangat tertib terdapat proses yang harus dilalui. Dimulai dari mengetahui informasi lalu diikuti dengan memahami dan baru mulai melakukan. (mdk/ded)

Baca juga:
Per 21 November, Total 6.676 Orang Warga Aceh Sembuh dari Covid-19
Polisi Hentikan Resepsi Nikahan Anak Pejabat BPBD di Limapuluh Kota
WHO : Vaksin Covid-19 Tersedia Akhir Tahun, Ada 2 Miliar Dosis Diditribusikan
Sejumlah Pejabat Pemkab Teluk Wondama Papua Barat Terpapar Covid-19
Klaster Pesantren Muncul Lagi di Tasik, 66 Orang Terpapar
VIDEO: Sekolah Tatap Muka Diizinkan Mulai Januari 2021, Begini Syaratnya

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami