Ketika Megawati Semangati Ibu Hamil: Please Jangan Cengeng

Ketika Megawati Semangati Ibu Hamil: Please Jangan Cengeng
Megawati Soekarnoputri. ©2018 Merdeka.com
NEWS | 8 Agustus 2022 19:27 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri meminta ibu hamil tegar ketika menjalani proses mengandung. Baginya, seorang ibu memiliki beban yang besar yang tidak dialami dan dipahami seorang bapak.

"Saya berjanji pada diri saya ketika menikah, saya sudah siap lahir batin, suatu saat saya akan hamil dan ada orang lain numpang di perut kita," kata Megawati saat menjadi pembicara kunci pada kick off kolaborasi percepatan penurunan stunting dan peluncuran Buku ‘Resep Makanan Baduta dan Ibu Hamil untuk Generasi Emas Indonesia’ di Jakarta, Senin (8/8).

Megawati menceritakan pengalamannya saat sedang hamil. Dia menyadari selama proses mengandung memiliki tantangan tersendiri. Namun, ketika menikah dirinya sudah menyiapkan diri lahir dan batin.

Ketum PDI Perjuangan ini juga menyemangati para ibu hamil untuk tegar dan kuat demi kesehatan sang anak.

"Ini saya cerita pengalaman supaya ibu-ibu dengan segala hormat saya, please, jangan cengeng," tegas Megawati.

2 dari 3 halaman

Cerita Megawati Diajari Masak oleh Fatmawati

Saat menjadi pembicara kunci, Megawati mengatakan, perempuan zaman perjuangan sangat gigih. Namun saat ini ada kesan perempuan masa kini melempem, kurang memperjuangkan posisi perempuan di Indonesia.

"Ibu-ibu harus punya manajemen rumah tangga untuk memasak. Kelewatan kalau enggak bisa memasak," kata Megawati.

Megawati memotivasi masyarakat, terutama para ibu agar memberi gizi yang terbaik bagi setiap keluarga. Bahkan, Megawati memaparkan bagaimana cara-cara memasak termasuk sayuran yang baik. Dia juga banyak mendapat pelajaran memasak yang baik dari sang ibu, Fatmawati.

"Maaf kepada bapak-bapak. Ini saya mau menjelaskan apa yang ada di dalam buku," kata Megawati sambil tersenyum.

Jenderal TNI Andika Perkasa bersama ratusan yang hadir serius mendengarkan paparan Megawati. Megawati mengatakan yang paling penting dari kesuksesan peluncuran buku ini dengan memberi contoh nyata, termasuk dengan turun ke bawah. Memberi contoh ke masyarakat secara langsung. Bahkan mau turun ke pasar untuk melihat langsung kondisi di sana.

Dia juga memotivasi para ibu-ibu soal pentingnya memasak. Bahkan sewaktu muda, Megawati mengaku diberi doktrin oleh Ibu Fatmawati.

"Suatu saat akan ada manusia kecil di badan kita. Jadi harus bisa mengatur makanan apa yang baik untuk diri sendiri. Insya Allah kemungkinan untuk stunting bisa dihindari. Dan anak hingga umur dua tahun perlu makanan berkualitas dengan gizi, protein," ujarnya pula.

3 dari 3 halaman

Gagas Buku Resep Makanan Baduta

Sementara, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengatakan Megawati merupakan penggagas buku ‘Resep Makanan Baduta dan Ibu Hamil untuk Generasi Emas Indonesia’.

"Terima kasih kepada Ibu Megawati yang menggagas buku Resep Makanan Baduta dan Ibu Hamil untuk Generasi Emas Indonesia yang ditulis oleh para ahli dan sudah dibagikan," kata Hasto.

Hasto mengatakan, sejauh ini angka stunting di RI 24,4%, serta setiap tahun ada 4,8 juta ibu hamil dan melahirkan. Hampir 1,2 juta stunting lahir tiap tahun apabila negara tidak melakukan apa-apa.

Dia menuturkan, bangsa Indonesia menghadapi situasi dimana jumlah penduduk usia produktif (14-64 tahun) lebih banyak dibanding dengan yang tidak produktif. Dependency ratio pun menunjukkan angka 41-44.

"Generasi berikutnya harus mampu menanggung beban. Ini makna menyiapkan generasi unggul untuk Indonesia Maju dan mempersiapkan diri untuk Indonesia Emas 2045," bebernya.

Acara percepatan penurunan stunting dan peluncuran Buku ‘Resep Makanan Baduta dan Ibu Hamil untuk Generasi Emas Indonesia digelar Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Hadir Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri, Panglima TNI Jenderal AndikaPerkasa, Mensos Tri Rismaharini, Kepala BPIP Yudian Wahyudi, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Dr. Laksana Tri Handoko, Kepala Pusdokkes Polri Irjen Pol Asep Hendradiana mewakili Kapolri, dan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Hasto Wardoyo melakukan penandatanganan MoU Konvergensi dalam Percepatan Penurunan Stunting dengan Ketua Umum Dharma Pertiwi, Hetty Andika Perkasa disaksikan Panglima TNI.

Selain itu, digelar sosialisasi menu sehat untuk cegahstunting dengan demo masak dan pembagian buku menu. Hasto Wardoyo mengatakan Megawati Sukarnoputri merupakan penggagas buku ‘Resep Makanan Baduta dan Ibu Hamil untuk Generasi Emas Indonesia’.

(mdk/ray)

Baca juga:
Cerita Megawati Diajari Memasak yang Baik oleh Fatmawati Demi Cegah Stunting
Megawati Gagas Buku Resep Makanan Baduta dan Ibu Hamil untuk Generasi Emas Indonesia
Bicara Capres, Hasto Kristiyanto Ungkap 4 Nama Kader Kebanggaan PDIP
Hasto: Calon Menpan RB dari PDIP, Sudah Dibahas Mendalam Jokowi dan Megawati
Sadar Tak Seperti PDIP, Golkar Kerahkan Trik agar Airlangga Diusung Capres oleh KIB

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini