Ketua DPR Ingatkan Bandara Jangan Kecolongan Penularan Covid-19

Ketua DPR Ingatkan Bandara Jangan Kecolongan Penularan Covid-19
puan maharani. ©2020 Merdeka.com/YouTube Boy William
PERISTIWA | 12 Mei 2021 13:02 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta bandara tidak kecolongan di tengah kebijakan larangan mudik yang ditetapkan pemerintah. Puan menaruh perhatian besar kepada kondisi bandara di Indonesia. Sebagai pintu gerbang masuk ke Indonesia, Bandara sangat rawan menjadi gerbang transisi Virus.

Hal itu ia sampaikan saat meninjau Bandara Soekarno Hatta. "Karena itu DPR RI menaruh perhatian besar kepada kondisi bandara-bandara kita agar tidak terjadi ‘kecolongan’ pergerakan penularan Covid-19 dari Bandara," kata Puan, Rabu (12/5).

Puan menyampaikan hal itu sekaligus untuk menanggapi paparan yang disampaikan Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta mengenai 'Pengamanan Obvitnas, Penanganan Covid-19 dan Operasi Ketupat Jaya 2021'

Puan sempat berbincang dengan seorang penumpang yang akan bepergian menggunakan pesawat pada hari ini. Ia memastikan penumpang itu tidak termasuk orang yang dilarang mudik, dan mengingatkannya agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Politikus PDIP itu meminta deteksi Covid-19 melalui Swab PCR dan rapid antigen dilaksanakan secara disiplin dan mengikuti protokol kesehatan.

Ketika berbincang dengan petugas tes Covid-19 dan petugas karantina, Puan berpesan kasus penggunaan alat tes bekas tidak ditiru.

Puan juga berpesan agar tracing dan pengawasan ketat benar-benar dilakukan guna memastikan penumpang dari luar negeri betul-betul menginap di hotel atau tempat karantina yang telah ditunjuk dan tidak melarikan diri.

"Kedisiplinan protokol kesehatan ini harus terus dilakukan sampai kita benar-benar selesai pandemi, bukan hanya dalam rangka Hari Raya," ujarnya.

Puan mengingatkan agar pemerintah peka terhadap kekhawatiran yang dirasakan masyarakat. Dalam hal ini, terkait adanya anggapan publik jika pemerintah tidak adil karena melarang mudik tapi mengizinkan warga dari luar negeri masuk Indonesia.

"Pemerintah harus peka, dan perlu disinergikan aturan antara kementerian/lembaga yang berbeda dan bisa menimbulkan kebingungan atau kecemburuan di lapangan," ujar Puan. (mdk/ray)

Baca juga:
Ketua DPR Bareng Kapolri Akan Tinjau Peniadaan Mudik di Bandara & Cikampek
Satgas Covid-19 Minta Pemda Karantina Pemudik saat Tiba di Kampung Halaman
H-1 Lebaran, Tol Jagorawi dan Cikampek Terpantau Lancar
Polres Karawang Tangkap Dua Provokator Pemudik Terobos Pos Penyekatan
63 Ribu Kendaraan Diminta Putar Balik di Pos Penyekatan Pemudik Jawa Barat

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami