Ketua DPR Minta BIN Cermati Fenomena Kemunculan Kerajaan Baru

PERISTIWA | 20 Januari 2020 22:32 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Munculnya kerajaan-kerajaan baru selama sepekan terakhir mendapatkan perhatian dari Ketua DPR RI, Puan Maharani. Dalam pertemuannya dengan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, Puan mengaku sempat menyinggung masalah munculnya kerajaan tersebut.

Puan meminta agar Badan Intelijen Nasional (BIN) mencermati fenomena-fenomena kemunculan kerajaan-kerajaan tersebut. Selain itu, dia juga meminta aparat penegak hukum untuk menelisik hal tersebut.

"Ya itu memang tadi jadi salah satu agenda yang dibicarakan (dengan Sultan HB X). Bahwa maraknya keraton apa sih, Sunda Empire dan lain-lain itu kemudian sudah dicermati BIN dan lain-lain, aparat hukum terkait," katanya di Yogyakarta, Senin (20/1).

Politikus PDIP itu menilai, dari penelusuran yang dilakukan oleh BIN nantinya akan diketahui apa latar belakang munculnya fenomena kerajaan-kerajaan baru tersebut. Setelah mengetahui latar belakangnya, nantinya bisa dilakukan antisipasi atas fenomena kerajaan.

"Kenapa dan bagaimana mengantisipasinya itu seperti apa," tutup Puan.

1 dari 2 halaman

Sebelumnya, kemunculan Keraton Agung Sejagat di Purworejo Jawa Tengah menghebohkan publik. Keraton tersebut memiliki seorang Raja yang bernama Toto Santosa dan Ratu Fanni Aminadia.

Kini Polda Jawa Tengah telah menetapkan Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat tersebut sebagai tersangka. Keduanya dijerat dengan pasal penipuan dan pembuat keonaran karena mendeklarasikan diri sebagai raja dan ratu Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa tengah.

Usai ditangkap oleh pihak kepolisian, Fanni sempat meminjam ponselnya yang telah disita oleh polisi. Ia beralasan ingin mengabarkan kerabat. Tetapi, ternyata Fanni membuat sebuah unggahan di akun instagram miliknya @fanniaminadia. Polisi pun membenarkan hal tersebut pada Merdeka.com.

2 dari 2 halaman

Sultan HB X Minta Masyarakat Waspada

Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan HB X meminta masyarakat agar berhati-hati dalam menyikapi kemunculan kerajaan-kerajaan baru belakangan ini. Apalagi jika kerajaan tersebut menawarkan iming-iming berupa uang dalam jumlah tertentu.

"Ya masyarakat hati-hati lah. Soalnya masyarakat kita ini kalau diiming-iming gampang sekali," ujarnya.

Sultan HB X menyarankan agar masyarakat tak mudah percaya pada orang yang baru dikenal. Apalagi jika orang itu menawarkan sesuatu yang sifatnya tak rasional.

"Masyarakat kita ini sangat mudah percaya pada orang lain ya jadi susah. Rung karuan kenal wae dipercoyo (belum tentu kenal saja sudah dipercaya)," ungkapnya.

Sultan HB X mengakui susah untuk mengubah karakteristik masyarakat Indonesia khususnya yang berasal dari Jawa. Sultan HB X pun mengingatkan kewaspadaan dari masyarakat perlu ditingkatkan agar tak mudah tertipu.

"Tidak bisa mengubah kebiasaan seperti itu (masyarakat yang mudah percaya pada orang yang tak dikenal). Terus (menjadi masyarakat) tertutup kan nggak bisa. Satu-satunya cara ya kita sendiri yang harus hati-hati," tutupnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Geger Ratu Keraton Agung Sejagat Sempat Alami Keguguran
Menengok Tunggangan Mewah Fanni Aminadia, Ratu Keraton Agung Sejagat
BIN Ngaku Sudah Lama Deteksi Kerajaan Agung Sejagat
Ada Konflik dengan Mahapatih Sebelum Keraton Agung Sejagat Berdiri
Pinjam HP Dalih Hubungi Kerabat, Ratu Keraton Agung Sejagat Ternyata Update Status IG

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.