Ketua DPRD Sulteng Minta Semua Pihak Awasi Proses Rehabilitasi Usai Gempa

PERISTIWA | 2 Desember 2019 22:03 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Proses rehabilitasi dan rekonstruksi usai gempa di Palu, Sigi dan Donggala Sulawesi Tengah dan sekitarnya terus berjalan. Proses rehabilitasi berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Provinsi Sulteng. Ketua DPRD Sulteng Nilam Sari Lawira meminta semua pihak melakukan pengawasan.

"Sebab intervensi kegiatan tidak mungkin lagi bisa diubah, karena anggaran mengikuti satuan program dan kegiatan yang telah ditetapkan dalam Rencana Induk Rehab Rekon," kata Nilam dalam keterangannya, Senin (2/12).

Selain itu, ia juga mendorong kelompok dan stakeholder gerakan perempuan, untuk memastikan agenda penguatan perempuan penyintas dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi itu.

"Setidaknya kita semua memiliki dua agenda besar. Pertama mendorong kelompok perempuan menjadi aktor penting dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi," terangnya.

Menurutnya, perempuan merupakan kelompok yang paling mengalami tingkat kerentanan paling tinggi, sekaligus sebagai indikator capaian keberhasilan.

"Maka dari itu, semua hal yang berkaitan dengan bagaimana perempuan hadir dalam semua program dan kegiatan, harus bisa dicatat secara kuantitatif tidak sekedar kualitatif," pungkasannya. (mdk/cob)

Baca juga:
Bebaskan Lahan Di Sulawesi Tengah, Pemerintah Gunakan UU Kebencanaan
Hari Ini, Jokowi Tinjau Pengungsi Gempa di Maluku dan Lokasi Hunian di Palu
Jokowi Sebut Proyek Hunian Korban Gempa Palu Agak Terhambat Karena Persoalan Lahan
Korban Likuefaksi Balaroa Palu Minta Kejelasan Pemerintah atas Ganti Untung Tanah
Pascabencana Sulteng, Pemerintah Siapkan Dana Bantuan Rekonstruksi Rp1,9 Triliun
Kunjungi Palu, Wapres JK Pantau Perkembangan Rehabilitasi Pascagempa

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.