Ketua KPK Tanggapi Demokrat: Tak Ada Perkara Korupsi yang Disembunyikan

Ketua KPK Tanggapi Demokrat: Tak Ada Perkara Korupsi yang Disembunyikan
Bupati Banjarnegara Ditahan KPK. ©2021 Liputan6.com/Helmi Fithriansyah
NEWS | 26 Januari 2022 18:22 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menjawab pernyataan anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman soal kasus korupsi disembunyikan. Firli bilang, tidak ada perkara yang disembunyikan oleh KPK.

"Saya kira tidak ada perkara yang disembunyikan karena semuanya transparan," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Rabu (26/1).

Seluruh perkara KPK terdaftar dalam sistem. Kata Firli, semua orang bisa melihat bagaimana proses penanganan perkara itu. Termasuk siapa pihak pelapor dan sudah sejauh mana proses perkara di KPK.

"Seluruh perkara itu terdaftar di dalam sistem KPK yang dikenal dengan Sinergi, semua orang bisa lihat siapa yang lapor, penangananya bagaimana, dan sampai di tahap apa perkara-perkara yang ada di KPK. Jadi tidak ada yang disembunyikan," tegasnya.

2 dari 2 halaman

Kritik Demokrat

Sebelumnya, anggota Komisi III DPR RI Fraksi Demokrat Benny K Harman meminta Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengungkap kasus-kasus yang belum selesai ditangani komisi antirasuah.

Benny meminta jangan ada yang disembunyikan. Hal itu disampaikan dalam rapat kerja Komisi III DPR RI dengan KPK, Rabu (26/1).

"Pertanyaan tahun lalu apakah ada kasus kasus yang belum diselesaikan, di sini saya lihat, ada kasus ini tetapi kan ada kasusnya," ujar Benny.

Benny mendesak agar Firli membuka kasus yang belum diselesaikan itu disampaikan dalam rapat.

"Jangan disembunyikan, ada juga yang disembunyikan kasus itu, dibuka saja," sambung Waketum Demokrat ini. (mdk/ray)

Baca juga:
Ketua KPK Soal Perjanjian Ekstradisi: Akan Bermakna Bila Segera Diimplementasikan
KPK Supervisi Dugaan Korupsi di Lampung yang Rugikan Negara Rp147 Miliar
KPK Temukan Satwa Dilindungi Saat Geledah Rumah Bupati Langkat
KPK: NFT Berpotensi Jadi Tempat Cuci Uang
Firli: KPK Tak Lagi Pakai Istilah Operasi Tangkap Tangan

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami