Ketua KPU Babel bantah dirinya bermasalah

PERISTIWA | 16 Maret 2012 14:01 Reporter : Baiquni

Merdeka.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bangka Belitung (Babel), Asli Basir, membantah tuduhan yang dilontarkan oleh Yusron Ihza terkait pengangkatan dirinya yang bermasalah.

Hal itu disampaikan oleh salah seorang kuasa hukum termohon, Daniel Tonapa Masiku dalam sidang pleno Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Bangka Belitung dengan agenda mendengarkan keterangan dari pihak terlapor dan pihak terkait.

"Mengenai tuduhan bahwa pemilukada Babel telah terjadi pelanggaran terstruktur, sistematis dan masif secara tegas kami bantah," ujar Daniel membacakan keterangan pihak termohon di ruang sidang Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jl Medan Merdeka Barat No 6, Jakarta Pusat, Jumat (16/3)

Daniel menambahkan bahwa pengangkatan termohon menjadi Ketua KPU Provinsi Babel telah sesuai prosedur. Sehingga kewenangan yang dijalankan KPU sudah sah. "Pengangkatan Asli sebagai komisioner, lalu Ketua KPU Provinsi sudah sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku," terang Daniel.

Selanjutnya, Daniel pun menjelaskan bahwa apabila memang ada keberatan masyarakat terkait diangkatnya Termohon sebagai Ketua KPU Provinsi, Sebagaimana tuduhan Pemohon, seharusnya ada pernyataan keberatan resmi.

"Jika memang ada keberatan dari masyarakat, seharusnya ada pernyataan keberatan resmi yang disampaikan ke KPU atau Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)," ujar Daniel.

Sebelumnya, Pemohon yang merupakan tiga pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Babel mengadukan Ketua KPU Provinsi Babel karena dinilai tidak kapabel dalam bekerja. Tuduhan tersebut didasarkan pada adanya catatan rekam jejak Termohon selama menjabat sebagai Ketua KPU Kabupaten Bangka Selatan, yang sering mendapat teguran tertulis dari KPU Babel akibat kinerjanya yang kurang baik. Namun, ketika terjadi kekosongan kekuasaan di lingkungan KPU Babel, Termohon lantas dilantik oleh KPU Pusat menjadi ketua KPU Babel dengan mengabaikan rekam jejak tersebut.

(mdk/war)

TOPIK TERKAIT