Ketua MA: Sidang 11 prajurit Kopassus pasti terbuka

Ketua MA: Sidang 11 prajurit Kopassus pasti terbuka
Gedung Mahkamah Agung. Merdeka.com/Arie Basuki
PERISTIWA | 19 April 2013 14:45 Reporter : Baiquni

Merdeka.com - Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali memberi jaminan, sidang 11 anggota Kopassus yang menjadi pelaku penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, DI Yogyakarta dilaksanakan terbuka. Menurut dia, hal ini sesuai dengan ketentuan pengadilan harus dijalankan secara terbuka kecuali untuk kasus asusila.

"Tidak pernah peradilan militer dinyatakan tertutup untuk umum. Pasti terbuka. Jadi, tidak usah khawatir, pasti terbuka," ujar Hatta saat ditemui di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (19/4).

Hatta mengatakan, ketentuan sidang terbuka berlaku untuk semua jenis perkara termasuk militer. Sehingga, tidak ada alasan yang dapat digunakan untuk menyatakan persidangan militer tertutup.

"Jadi, setiap sidang itu, kecuali masalah kesusilaan, harus terbuka," terang Hatta.

Terkait dengan adanya polemik di publik yang meminta persidangan 11 anggota Kopassus ditangani di pengadilan umum, Hatta menyatakan hal itu tidak dapat dijalankan. Menurut dia, MA harus patuh pada Undang-undang (UU) yang berlaku.

"Sebab, kalau kita menyidangkan tidak sesuai UU, maka putusannya bisa batal, tidak punya kekuatan hukum," pungkas Hatta. (mdk/cob)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami