Ketua MPR Minta Pelaku Kekerasan Seksual Kepada Anak Dikebiri

Ketua MPR Minta Pelaku Kekerasan Seksual Kepada Anak Dikebiri
PERISTIWA | 26 Agustus 2020 20:35 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, menyoroti beragam eksploitasi dan kekerasan seksual pada anak dalam satu dekade terakhir. Dia mendorong pemerintah memberi hukuman kebiri kepada pelaku eksploitasi dan kekerasan seksual kepada anak.

"Mendorong pemerintah dalam menghadapi kasus tersebut untuk menerapkan perundang-undangan yang ada, baik terhadap eksploitasi anak atau kekerasan seksual pada anak, termasuk memberlakukan pidana kebiri, sehingga memberikan efek jera bagi pelakunya," kata Bamsoet, Rabu (26/8).

Di samping itu, Bamsoet meminta pemerintah memberikan solusi dan pendampingan bagi orang tua anak agar menyadari tugas dan kewajibannya dalam memberikan perlindungan terhadap anak, guna mencegah terjadinya praktik eksploitasi dan kekerasan seksual pada anak.

Kemudian, dia mendorong pemerintah memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak segan-segan melaporkan jika terjadi eksploitasi ataupun kekerasan seksual bagi anak. Serta, pemerintah juga memberikan pemahaman untuk masyarakat agar dapat semakin memahami pentingnya konteks pencegahan eksploitasi ataupun kekerasan seksual pada anak.

"Sehingga dapat turut berpartisipasi dan cepat tanggap melaporkan kepada pihak yang berwenang ketika mengetahui terjadinya hal tersebut," ucapnya.

Selanjutnya, politikus Golkar itu mendorong pemerintah untuk memberikan perlindungan hukum dan proses pemulihan kepada korban atau anak. Sehingga ke depannya tidak timbul traumatik mendalam pada diri anak.

"Serta pelaku kejahatan dan eksploitasi seksual pada anak tersebut mendapatkan sanksi tegas yang menimbulkan efek jera, sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku," ucapnya.

Dia pun mengimbau media turut membantu dan berpartisipasi dalam melindungi anak, seperti dengan menghindari pemberitaan yang berpotensi menambah eksploitasi anak dan mencegah perubahan sejumlah istilah sehingga terjadi penafsiran yang berbeda di masyarakat. (mdk/lia)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami