Ketua Tim Pengawas Covid-19 DPR Minta New Normal Dilaksanakan Super Ketat

Ketua Tim Pengawas Covid-19 DPR Minta New Normal Dilaksanakan Super Ketat
PERISTIWA | 29 Mei 2020 20:25 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Pemerintah tengah menyiapkan tatanan kehidupan normal baru atau new normal yang harus dipatuhi masyarakat untuk menekan penularan Covid-19. Ketua Tim Pengawas Covid-19 DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar meminta Presiden Jokowi menerapkan tatanan kehidupan new normal dengan sangat ketat.

"Kalau perlu setiap pelanggaran dijatuhi sanksi tegas. Sebab, masih banyaknya masyarakat yang tidak mengindahkan upaya pencegahan baik di tempat-tempat umum atau tempat lainnya. Mau tidak mau kehidupan memang harus beradaptasi dengan wabah Covid-19. Namun, upaya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat wajib dilakukan secara optimal," kata Cak Imin dalam keterangannya, Jumat (29/5).

Wakil Ketua DPR RI bidang Kesejahteraan Masyarakat itu mengatakan penerapan new normal harus tetap berpedoman pada data pandemi di setiap daerah. Acuannya angka reproduksi efektif harus di bawah 1 dan berdasarkan indikator penularan berdasarkan angka reproduksi dasar wabah (R0).

Dia menambahkan, perilaku masyarakat menggunakan masker dan sering cuci tangan juga harus ditingkatkan. Layanan kesehatan siap, lengkap dengan alat pelindung diri (APD) cukup dan ventilator yang tersedia di ICU.

"Dengan begitu, pemerintah dapat menekan angka penularan lebih cepat dan efektif. Selain itu tidak ditemukannya kasus baru yang jumlahnya skala besar," ujar dia.

1 dari 1 halaman

Ketum PKB ini meminta pemerintah mempersiapkan masyarakat agar dapat memasuki tatanan hidup baru dengan cara melakukan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan secara masif. Program edukasi dan sosialisasi yang masif kepada masyarakat dan institusi dapat dilakukan selama tiga minggu.

"Pemahaman dan peran serta masyarakat terhadap upaya pencegahan Covid-19 sangat vital. Kontribusi perubahan perilaku masyarakat dalam pengendalian Covid-19 menjadi kunci utama berjalannya kehidupan new normal," tuturnya.

Cak Imin menambahkan awal penerapan tatanan kehidupan new normal membutuhkan keterlibatan personel TNI-Polri untuk menjaga tempat umum dan pusat keramaian.

"Keterlibatan personel TNI-Polri untuk memastikan bahwa masyarakat menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penularan virus Corona," tandas dia. (mdk/ray)

Baca juga:
Hadapi New Normal, Ini Persiapan Dilakukan PT KAI
Asa Indonesia Jelang New Normal
Menuju New Normal, Gubernur Edy Rahmayadi Belum Izinkan Siswa ke Sekolah
Ini Skema New Normal di Jabar, Aktivitas Ekonomi Dibuka Bertahap
Ridwan Kamil Putuskan 15 Kabupaten/Kota di Jawa Barat Melaksanakan The New Normal

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Curhat Siswa Lulusan Tanpa Ujian Nasional

5