Kewenangan TNI Atasi Terorisme Dinilai Terlalu Luas

Kewenangan TNI Atasi Terorisme Dinilai Terlalu Luas
Peringatan HUT ke-72 TNI AU. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho
PERISTIWA | 28 Mei 2020 10:14 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Di tengah pandemi Covid-19, pemerintah menyusun draft Peraturan Presiden (Perpres) tentang tugas TNI dalam mengatasi aksi terorisme. Draf tersebut sudah diserahkan ke DPR untuk selanjutnya dimintai pertimbangan.

Draft yang dirancang pemerintah itu kini mendapat penolakan dari aktivis dan tokoh masyarakat sipil. Pelibatan TNI dinilai mengganggu sistem hukum di Indonesia.

Ketua Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian (PSKP) Universitas Gadjah Mada (UGM), Najib Azca menegaskan, pengaturan tentang kewenangan TNI di dalam rancangan Perpres tersebut terlalu berlebihan sehingga akan mengganggu mekanisme criminal justice sistem, mengancam HAM dan kehidupan demokrasi.

"Pengaturan kewenangan penangkalan dalam rancangan Peraturan Presiden sangat luas, yakni dengan menjalankan operasi intelijen, operasi teritorial, operasi informasi dan operasi lainnya (Pasal 3 draft Perpres)," kata Najib Azca dalam siaran pers yang diterima merdeka.com, Kamis (28/5).

Perpres ini juga tidak menjelaskan lebih rinci terkait dengan pernyataan 'operasi lainnya'. Dengan begitu, TNI dapat terlibat dalam penanganan tindak pidana terorisme secara lebih leluasa di dalam negeri, sehingga berpotensi membahayakan kehidupan HAM di Indonesia.

Najib Azca melanjutkan, secara konseptual, istilah penangkalan tidak dikenal dalam UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. UU tersebut hanya mengenal istilah pencegahan, yakni sebagai tugas pemerintah yang dikoordinasikan oleh BNPT. Artinya, kewenangan pencegahan diberikan kepada BNPT bukan kepada TNI.

"Berbeda halnya dengan rancangan Perpres ini, TNI diberi kewenangan untuk dapat melakukan penangkalan," jelasnya.

Baca Selanjutnya: Bahayakan Hak Warga...

Halaman

(mdk/rnd)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami