Kisah Abu Dzar Al-Ghifari, Tolak Bantuan Penguasa dan Pilih Hidup Sederhana

Kisah Abu Dzar Al-Ghifari, Tolak Bantuan Penguasa dan Pilih Hidup Sederhana
PERISTIWA | 11 Mei 2020 14:20 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Abu Dzar Al-Ghifari merupakan sahabat Nabi Muhammad SAW yang berasal dari suku Ghifar. Dia dikenal sebagai sosok yang memiliki keteguhan hati, berpikiran matang dan visioner.

Abu Dzar bertemu Rasulullah dan menyatakan masuk Islam di Makkah. Saat itu, dia didampingi Ali bin Abi Thalib.

Dalam buku Jejak Perjuangan dan Keteladanan Sahabat-sahabat Nabi, Abu Dzar disebut sebagai orang pertama yang mengucapkan salam 'Assalamualaikum' kepada Nabi Muhammad. Salam tersebut masih digunakan umat Muslim hingga kini.

Setelah Perang Badar, Uhud dan Khandaq berlalu, Abu Dzar menetap di Madinah. Dia fokus mengikuti Rasulullah.

Dalam sebuah kesempatan, Rasulullah menyebut Abu Dzar selalu menjabat tangannya saat bertemu. Abu Dzar juga selalu tersenyum dan menunjukkan wajah berseri-seri.

"Bumi tidak pernah membawa dan langit tidak pernah memayungi seseorang yang lebih jujur daripada Abu Dzar," ucap Rasulullah.

Setelah Nabi Muhammad wafat, Abu Dzar pindah ke pedalaman Syam. Dia hidup sangat sederhana di sana selama khilafah ash-Shiddiq dan al-Faruq.

Suatu ketika, seorang laki-laki masuk ke dalam rumah Abu Dzar. Dia melihat ke setiap sudut rumah dan tidak menemukan perabot apa pun.

"Wahai Abu Dzar, di mana perabotmu?" kata pria tersebut.

"Kami mempunyai rumah di sana (akhirat). Kami mengirimkan perabot terbaik kami kepadanya," jawab Abu Dzar.

"Akan tetapi kamu tetap memerlukan perabot selama kamu berada di dunia ini," timpal laki-laki itu.

Kabar kondisi Abu Dzar sampai ke telinga Gubernur Syam. Tak butuh waktu lama, sang gubernur langsung mengirimkan 300 dinar untuk pria Ghifar itu.

"Gunakan ini untuk memenuhi kebutuhanmu," kata Gubernur Syam.

Abu Dzar menolak. Dia mengembalikan bantuan tersebut.

"Apakah gubernur Syam tidak menemukan seorang hamba Allah yang lebih rendah dariku?" katanya. (mdk/eko)

Baca juga:
Kisah Nabi Zulkifli Tentang Kesabaran yang Luar Biasa, Patut Diteladani
Sa'id bin Amir, Pemimpin Sederhana Bikin Umar bin Khattab Terharu
Kisah Nabi Harun, Saudara yang Selalu Setia Menemani Dakwah Nabi Musa
Kisah Nabi Sulaiman: Memiliki Mukjizat Bisa Memindahkan Istana Ratu Balqis
Mengenal Fatimah Al Fihri, Pendiri Universitas Pertama di Dunia Era Keemasan Islam
Nabi Muhammad Melarang Mengumpat Orang Kafir

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami