Kisah Sukardi, 25 Tahun Menjadi Guru Honorer hingga Lolos Seleksi Tahap I PPPK

Kisah Sukardi, 25 Tahun Menjadi Guru Honorer hingga Lolos Seleksi Tahap I PPPK
Mendikbud Ristek dan Guru di Lombok. Instagram@Nadiemmakarim
NEWS | 8 Oktober 2021 13:40 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim menuliskan surat terbuka kepada seorang guru honorer di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Adalah Pak Sukardi, guru honorer yang di mata Nadiem begitu spesial.

Nadiem mengatakan, Sukardi merupakan guru honorer yang sudah mengabdi selama 25 tahun bagi pendidikan di tempatnya. Nadiem bahkan mengaku tersentuh mendengarkan penggalan kisah dari Sukardi.

"Pak Sukardi, terima kasih sudah memperbolehkan saya menginap di rumah Bapak. Saya tersentuh dengan hidup Bapak, perjuangan 25 tahun mengabdi sebagai Guru Honorer. Bapak pernah mendapatkan pekerjaan di perkebunan dengan gaji 8 juta per bulan, tapi Bapak berhenti setelah beberapa minggu dan kembali mengajar di sekolah karena merasa tidak ada kepuasan di luar mengajar. Pengorbanan yang Bapak lakukan sungguh luar biasa," tulis Nadiem dalam akun Instagram pribadinya @Nadiemmakarim, Jumat (8/10).

Nadiem menyebut, Sukardi pernah diberhentikan polisi karena helmnya rusak. Ternyata polisi tersebut murid Sukardi. Bukannya ditilang, polisi itu malah memberikan Sukardi uang untuk membeli helm baru.

"Itulah rasa hormat dan apresiasi yang Bapak tumbuhkan dalam murid Bapak," tulis Nadiem.

Cerita paling menyentuh adalah kala Sukardi bertemu dengan muridnya yang telah sukses. Di mana saat itu dia mengaku merasakan dua perasaan sekaligus dalam satu situasi.

"Cerita Bapak yang paling mengharukan adalah saat Bapak bertemu dengan murid Bapak yang sudah menjadi kepala sekolah. Bapak bercerita pada saya saat bertemu murid tersebut Bapak merasa bangga sekaligus malu. Bangga karena murid Bapak sukses, tapi malu karena Bapak masih berstatus guru honorer dengan gaji jauh di bawah UMR," tulis Nadiem.

Sukardi menjadi peserta Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pertama Tahun 2021 yang beruntung karena kelulusannya diumumkan langsung oleh orang nomor satu di dunia pendidikan Tanah Air itu.

"Setelah 25 tahun berjuang, Bapak beserta 173.328 guru honorer lainnya hari ini berhasil lolos seleksi menjadi ASN P3K. Bapak akhirnya akan mendapatkan nafkah yang layak. Hari ini murid-murid Pak Sukardi pasti merasa bangga," kata Nadiem.

"Saya tidak akan pernah melupakan malam saya menginap di rumah Bapak. Terima kasih sudah menjadi inspirasi saya. Salam buat keluarga, Pak. Titip salam untuk Ibu yang sudah menyambut saya dengan hangat dan menyuguhi saya ubi yang nikmat," pungkas Nadiem.

Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com (mdk/gil)

Baca juga:
BKN Imbau Calon PPPK Tidak Percaya Calo
DPR Minta Pengangkatan 173.329 Guru Honorer Lolos Seleksi PPPK Tidak Ditunda
BKN: 173.329 Peserta Lolos Seleksi Calon PPPK Guru Tahap Pertama
Nadiem Sebut Banyak Formasi Guru di Seleksi Guru PPPK Pertama Sepi Pelamar
Mendikbud Ristek Minta Guru Honorer Belum Lolos Seleksi Tahap I PPPK Tak Putus Asa

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami