KLHK: Kabut Asap di Kalimantan Kemungkinan Dipicu Kebakaran di Australia

PERISTIWA | 16 September 2019 15:31 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Ruandha Agung Sugardiman menjelaskan, kebakaran hutan dan asap tebal di wilayah Kalimantan kemungkinan dipicu kebakaran di Australia. Kondisi juga diduga diakibatkan angin yang berhembus dari arah tenggara menuju ke barat laut, hingga mendekati wilayah perbatasan Indonesia dengan Malaysia.

"Saat ini El Nino normal, tapi ini diperparah dengan adanya kebakaran di Australia yang arah anginnya sekarang itu dari Tenggara menuju ke Barat Laut. Nah sehingga udara kering dari Malaysia itu menambah potensi terjadinya kebakaran," kata Ruandha di PP IPTEK Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (16/9).

Dia mengatakan, udara di Indonesia pun sedang sangat kering sehingga kondisi hutan juga ikut menjadi kering dan rentan dengan api. Yang menjadi kendala, biomassa rentan terbakar adalah hutan-hutan gambut.

Hal itulah yang menyebabkan asap di Kalimantan menjadi semakin tebal, sebab partikel-partikel gambut mudah terbakar dan sulit dipadamkan. Meski begitu, kebakaran yang terjadi saat ini dinilainya tak lebih parah dibanding tahun lalu.

"Kalau menurut catatan kami masih hampir sama ya, tapi mudah-mudahan tidak melebihi tahun lalu," tutur Ruandha.

"Sekarang yang cukup besar kebakarannya itu di Riau, di Kalbar sudah mulai menurun, yang masih tinggi ini di Kalimantan Tengah. Oleh karena itu kita perlu waspada di sana," lanjut dia.

Ruandha menambahkan, pihaknya pun sudah melakukan upaya untuk memadamkan api di Kalimantan dan Riau melalui teknologi hujan buatan. Sebanyak 50 helikopter sudah dikirimkan untuk melakukan pemadaman dan patroli.

"Jadi itu helikopter dari KLHK, dari TNI/Polri, kemudian dari BNPB, kemudian dari pemegang izin mereka juga kontribusi untuk memberikan helikopternya untuk water bombing ini," ujarnya.

"Itu upaya-upaya nyata kami, bahkan sejak kemarin Dirjen Gakkum sudah turun lapangan, hari ini Bu Menteri jam 10 tadi ke Riau untuk memimpin langsung pemadaman di sana," pungkas dia.

Reporter: Ratu Annisa Suryasumirat

Baca juga:
110 Hektare Lahan Gambut di Ibu Kota Baru Hangus dalam Sepekan
Wakil Ketua DPR Nilai Tim Pemadam Kebakaran Hutan Amatiran
Kebakaran Hutan di Kalteng, Ular Piton Ditemukan Mati Terpanggang
Ini Kondisi Piton si Raja Ular yang Hangus Terbakar di Hutan Kalimantan
Gara-Gara Asap Pekat, 2 Pesawat Berputar di Langit Palembang
Akibat Kabut Asap, Wings Air di Pekanbaru Batal Terbang ke Dumai
Kaltim Dikepung Asap, Gubernur Isran Noor Tak Percaya Warga Bakar Lahan

(mdk/gil)