KM Sirimau Masih Kandas di Lembata, Tugboat Didatangkan dari Kupang

KM Sirimau Masih Kandas di Lembata, Tugboat Didatangkan dari Kupang
KM Sirimau ditarik dari lokasi kandas. ©2022 Merdeka.com
NEWS | 18 Mei 2022 19:35 Reporter : Ananias Petrus

Merdeka.com - Upaya mengevakuasi Kapal Motor (KM) Sirimau milik PT Pelni (Persero) yang kandas di perairan Ile Ape, Desa Pailolon, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, sejak Selasa (17/5) kemarin, belum berhasil. Evakuasi rencananya dilanjutkan besok setelah kedatangan tugboat dari Kupang.

Sebelumnya, KM Gandha Nusantara 14 dan Kapal Basarnas dari Maumere telah dikerahkan untuk membantu menarik KM Sirimau dari lokasi kandas. Namun, kapal hanya bergeser ke perairan yang sedikit lebih dalam.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere I Putu Sudayana kepada merdeka.com mengatakan, hingga pukul 18.00 Wita telah dilaksanakan upaya penarikan menggunakan Kapal Ganda Nusantara 14. Kapal belum bisa dibebaskan dari perairan dangkal itu.

2 dari 2 halaman

Penumpang Dibawa ke Lembata

Menurutnya, PT Pelni akan mendatangkan Kapal Tug Boat dari Kupang untuk melaksanakan penarikan KM Sirimau. "Malam ini diperkirakan berangkat dari Kupang menuju lokasi kandasnya KM Sirimau dan akan tiba besok pagi," jelasnya, Rabu (18/5).

Sudayana menambahkan, seluruh penumpang asal Lembata akan dikembalikan ke Pelabuhan Lewoleba. Namun sore tadi terjadi gelombang yang cukup tinggi sehingga proses evakuasi penumpang direncanakan berlangsung sekitar pukul 24.00 Wita, atau menunggu air pasang.

"Tim SAR gabungan yang terlibat di antaranya Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Lanal Maumere, Pos AL lembata, Kru KM Gandha Nusantara 14, Polair Lembata, Polres Lembata, KUPP Lembata, PT Pelni Lewoleba, dengan menggerakkan unsur alut di antaranya KM Gandha Nusantara 14, RIB 500 PK Kansar Maumere, dan Sea Rider Lanal Maumere," tutupnya.

Sebelumnya, KM Sirimau kandas saat melewati perairan dangkal di Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Desa Palilolon, Selasa (17/5) kemarin. Kapal itu dilaporkan membawa 784 penumpang dan 55 anak buah kapal (ABK).

(mdk/yan)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami