Kodam Tanjungpura gelar salat istisqo agar kabut asap berlalu

Kodam Tanjungpura gelar salat istisqo agar kabut asap berlalu
Kodam Tanjungpura gelar salat minta hujan. ©2015 handout/Pendam Tanjungpura
NEWS | 25 September 2015 11:09 Reporter : Yulistyo Pratomo

Merdeka.com - Astaghfirullah al-'Adheemal-ladhi la ilaha illa Huwal-Hayyul-Qayyum wa atubu ilaih

Itulah doa yang berkali-kali diucapkan Ustaz Mayor Inf R Hasibuan dalam sebelum melaksanakan salat istisqo yang digelar di Lapangan Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XII/Tanjungpura, Kubu Raya, Kalbar. Ucapan tersebut lantas diamini seluruh prajurit agar hujan segera turun dan kabut asap segera berlalu.

"Kita memohon dengan ikhlas dan tawadlu kepada Allah, agar Allah menurunkan hujan yang lebat, bukan karena kekeringan tetapi dengan tujuan melenyapkan bencana asap dan memadamkan api yang ada, yang menjadi sumber terjadinya asap," kata Hasibuan dalam khutbahnya, demikian siaran pers yang diterima dari Pendam Tanjungpura, Jumat (25/9).

Hasibuan melanjutkan, bencana kabut asap yang menimpa masyarakat Kalimantan Barat tak lepas dari ulah manusia sendiri. Untuk itu, dia memohon ampunan kepada Allah SWT agar kebakaran hutan bisa segera tertangani.

"Kita memohon ampun kepada Allah, dan bertaubat untuk kelalaian kita tersebut, dan kiranya Allah memaafkan khilaf dan mengampuni dosa kita, sehingga Allah menurunkan hujannya dengan sangat deras," ucapnya.

Ibadah salat minta hujan ini juga dihadiri Kasdam XII/Tpr Brigjen TNI Aris Martono Haryadi, Irdam XII/Tpr Kolonel Inf Ardiansyah Triono, Para Asisten Kasdam XII/Tpr, Paahli Pangdam XII/Tpr, LO AL, LO AU, Para Kabalakdam XII/Tpr dan Dandim 1207/BS serta Prajurit dan PNS Kodam XII/Tpr Garnizun Pontianak yang beragama Islam.

Baca juga:

Lahan di Bengkulu sengaja dibakar, api meluas hingga gambut

Aksi Jokowi terus pantau pemadaman lahan gambut di Kalimantan

Kabut asap makin pekat, Sumsel kembali liburkan seluruh sekolah

4 Janji manis Singapura-Malaysia usai diduga ikut picu bencana asap

Gara-gara kabut asap, 5 Nelayan Pulau Sebatik hilang tersesat

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami