Komandan Paspampres: Prosedur Lumpuhkan Pengendara Terobos Ring 1 bisa Ditembak

Komandan Paspampres: Prosedur Lumpuhkan Pengendara Terobos Ring 1 bisa Ditembak
Pengendara motor sport dilumpuhkan di kawasan Ring 1. ©Istimewa
PERISTIWA | 26 Februari 2021 18:33 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Viral sebuah sejumlah pengendara motor sport yang ditindak oleh Paspampres saat berkendara di Jalan Veteran III, pada Minggu (21/2). Video tersebut diunggah oleh @bodatnation diakun instagramnya.

Dalam video yang berdurasi 3 menit tersebut terlihat mereka diadang. Dalam akun tersebut menjelaskan sempat ditendang oleh anggota Paspampres.

Komandan Pasukan Pengaman Presiden (DanPaspampres), Mayjen TNI Agus Subiyanto menjelaskan prosedur tersebut sudah sudah sesuai. Sebab tindakan menendang merupakan tindakan yang ringan. Jika menerobos wilayah VVIP kata Agus aturannya akan ditembak.

"Prosedurnya dilumpuhkan, bisa ditangkap, kalau membahayakan obyek bisa ditembak. Karena semua anggota paspampres bawa senjata," kata Agus kepada merdeka.com, Jumat (26/2).

Sementara itu, Asisten Intelijen Paspampres Letkol Inf Wisnu Herlambang menjelaskan mereka sudah mengancam ketertiban. Hal tersebut adalah bentuk antisipasi dari anggota Paspampres.

"Sudah menerobos artinya mengancam. Kita kan enggak tahu dia mau nerobos mau apa, mau sabotase mau apa. Jd kt bentuk kewaspadaan karena kita tidak bisa menduga orang menerobos Ring 1 itu mau ngapain. Jadi kita harus lumpuhkan," ungkapnya.

Dia menjelaskan para anggota yang sudah memberhentikan para pengendara yang sering kali muncul sabtu dan sore di kawasan tersebut dengan knalpot racing.

"Udah melanggar UU lalu lintas, melanggar UU jalan, jalan itu kan untuk umum. Bukan untuk balapan," ungkap Wisnu. (mdk/rhm)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami