Kominfo Imbau Masyarakat Tidak Mudik Lebaran

Kominfo Imbau Masyarakat Tidak Mudik Lebaran
Penumpang kereta di Stasiun Senen. ©2021 Liputan6.com/Herman Zakharia
NEWS | 21 April 2021 12:23 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika mengimbau agar masyarakat tidak mudik. Hal tersebut seiring pemerintah sudah mengeluarkan Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13/2021 serta situasi pandemi yang saat ini belum berakhir.

"SE ini dikeluarkan untuk melakukan pemantauan, pengendalian, dan evaluasi dalam rangka mencegah terjadinya peningkatan penularan Covid-19 selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah," kata Direktur Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum dan Keamanan Kominfo, Bambang Gunawan di Jakarta, Rabu (21/4).

Dia menjelaskan bagi yang melanggar, terdapat sanksi yaitu berupa denda, sanksi sosial, kurungan bahkan pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Kemudian masyarakat perlu mengingat delapan hal terkait aturan larangan mudik ini.

Pertama yaitu penetapan tanggal larangan mudik akan diberlakukan mulai tanggal 6 – 17 Mei 2021, mencakup semua moda transportasi.

Kedua, larangan ini berlaku bagi ASN, pegawai BUMN, anggota TNI, dan Polri, pegawai swasta dan masyarakat. Ketiga, masyarakat tidak diperkenankan bepergian kecuali ada keperluan yang sangat mendesak.

Keempat kata dia yaitu cuti bersama tetap berlaku pada 12 Mei 2021. Kelima pemerintah kata dia akan melakukan pemberian bantuan sosial dalam rangka lebaran 2021 yang akan dijadwalkan pada bulan Mei. Lalu keenam, kegiatan keagamaan dalam pelaksanaan Ramadhan dan Idul Fitri akan diatur oleh Kementerian Agama.

Ketujuh, pengecualian diberlakukan untuk ASN yang sedang melakukan perjalanan dinas maupun masyarakat yang memiliki keperluan mendesak, dengan syarat memiliki surat tugas atau surat keterangan dari kepala desa. Kedelapan, pengawasan lalu lintas secara teknis dikordinasikan oleh Kemenpan RB, Kemendagri, Kemenhub, TNI/Polri dan Satgas Covid-19.

"Jadi tahun ini kita semua menahan diri dulu untuk tidak mudik, sama seperti tahun lalu. Mudah-mudahan dengan begitu, angka penularan Covid-19 dapat terkendali, dan tahun depan kita bisa menikmati kembali masa mudik lebaran," tutupnya. (mdk/fik)

Baca juga:
8 Wilayah Aglomerasi yang Boleh Mudik Lokal
Cegah Pemudik, Penyekatan di Perbatasan Semarang Bakal Lebih Ketat
Wabup Karawang Cek Persiapan 14 Pos Penyekatan Mudik
Menko PMK Sebut Wisata Lokal Boleh Buka saat Larangan Mudik agar Ekonomi Bergerak
Sandiaga Uno Gandeng Musisi dan Budayawan Kampanyekan Larangan Mudik

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami