Komisi III DPR Puji Kinerja Polri Amankan Perayaan Natal dan Tahun Baru

Komisi III DPR Puji Kinerja Polri Amankan Perayaan Natal dan Tahun Baru
PERISTIWA | 1 Januari 2020 21:06 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni memuji kinerja Polri, yang berhasil mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) sehingga berjalan kondusif tanpa gejolak, khususnya aksi terorisme dan radikalisme.

Menurut Sahroni, suksesnya pengamanan Nataru sekaligus pembuktian kualitas Kapolri Jenderal Idham Azis, yang berpengalaman dalam menangani tindak pidana terorisme.

"Meski baru menjabat dua bulan sebagai Kapolri, Jenderal Idham Azis berhasil membuktikan janjinya memberikan situasi Kamtibmas yang kondusif, khususnya jelang dan pasca-Nataru. Tak ada aksi terorisme maupun radikalisme yang mengganggu stabilitas maupun kenyamanan perayaan Natal dan Tahun Baru," kata Sahroni dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (1/1 ).

Sahroni mencatat, setidaknya ada dua peristiwa terorisme menyasar Polri dengan aksi bom bunuh diri di tahun 2019. Peristiwa pertama terjadi tanggal 3 Juni di pertigaan Pos Pantau Polres Sukoharjo, Jawa Tengah.

Kedua penyerangan Polrestabes Medan yang dilakukan pelaku bermodus pengemudi ojek online, 13 November. Meski kerap menjadi sasaran balas dendam teroris, Polri dikatakan Sahroni mampu membuktikan kemampuan memberi keamanan kepada masyarakat.

"Kendati menjadi sasaran balas dendam, Polri membuktikan tak gentar terhadap terorisme dan mampu memberikan pengamanan terhadap masyarakat Indonesia, khususnya mereka yang merayakan Natal dan pergantian tahun," ujar pria yang menjabat sebagai Bendahara Umum Partai NasDem ini.

"Berbagai kebijakan dikeluarkan Kapolri, mulai dari pelaksanaan Operasi Lilin sebagai penyekat gerak pelaku tindak pidana hingga fokus penjagaan di tempat ibadah umat kristiani, maupun objek-objek vital menciptakan situasi kondusif Nataru. Sinergitas Polri dengan TNI maupun pemerintah daerah sangat bagus menjaga Kamtibmas saat Nataru," imbuh suami dari Feby Belinda ini.

Lebih dari 100 ribu personel dikerahkan untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2020. Selain pengamanan objek vital dan pusat keramaian, salah satu upaya dilakukan Polri untuk menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif adalah pelaksanaan Operasi Lilin 2019 yang digelar pada 23 Desember hingga 1 Januari 2020.

Selain terorisme dan anarkisme, Sahroni juga memberikan penilaian positif atas antisipasi terkait peredaran narkoba yang dilakukan Polri maupun Badan Narkotika Nasional.

Keberhasilan Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba Bareskrim menggagalkan penyelundupan 158 kilogram sabu jaringan internasional Nigeria-Jakarta dan penangkapan pengedar 1 Kg sabu oleh Polres Jakarta Barat, dianggap sebagai salah satu bukti Polri juga mengantisipasi pergerakan para pelaku yang ingin memanfaatkan momentum pergantian tahun.

"Polri dan BNN membuktikan mampu mengantisipasi dan meminimalisir pergerakan para pelaku yang berupaya menggunakan celah momentum tersebut," terang Sahroni. (mdk/cob)

Baca juga:
Kapolri dan Panglima TNI Cek Pengamanan Malam Tahun Baru
Catatan Survei Indonesia Indicator Terkait Sentimen Negatif Terhadap Polri
Natal Berlangsung Lancar, Kardinal Ignatius Suharyo Sebut Rapor Polri Bagus di 2019
Novel Khawatir Penyerangnya Bebas, Polisi Bilang 'Biar Penyidik Bekerja'
Polisi Kirim Ponsel Penyerang Novel ke Puslabfor Mabes Polri
Menuju Indonesia Emas 2045, Polisi Andalkan E-policing di Tahun 2020

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami