Komisi III Minta Polri Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan Tanpa Tebang Pilih

Komisi III Minta Polri Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan Tanpa Tebang Pilih
PERISTIWA | 24 November 2020 14:02 Reporter : Lia Harahap

Merdeka.com - Kepolisian diminta tidak tebang pilih menindak siapa yang membuat kerumunan maupun melanggar protokol kesehatan. Disiplin protokol kesehatan sangat penting karena saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, menilai, saat ini masih ada aparat yang tidak menindak tegas ataupun lalai dalam menindak para pelanggar protokol kesehatan tersebut.

"Saya minta kepada Kepolisian untuk tidak tebang pilih, tidak boleh lalai dalam menindak tegas para pelanggar protokol kesehatan. Siapapun yang melanggar protokol kesehatan baik itu ormas, parpol, ataupun kepala daerah harus ditindak tegas dan diberikan sanksi yang berat," kata Sahroni dalam keterangannya di Jakarta. Demikian dikutip dari Antara, Selasa (24/11).

Sahroni menilai sebenarnya kasus Covid-19 di Indonesia sudah mulai terkendali. Namun karena kelalaian aparat setempat dalam menghindari kerumunan, sehingga kasus kembali bertambah di berbagai daerah.

"Awalnya kasus Covid-19 di Indonesia ini sudah mulai terkendali, namun karena aparat setempat lalai dan tidak tegas dalam menindak warga yang melanggar protokol kesehatan maupun yang mengadakan acara dan kerumunan menyebabkan terciptanya klaster baru Covid-19," ujarnya.

Politisi Partai NasDem itu menilai fenomena tersebut tidak terjadi di DKI Jakarta saja. Tetapi, di berbagai daerah di Indonesia terlebih lagi yang sedang mengadakan pilkada.

Menurut dia, masih banyak calon pemimpin daerah yang berkampanye tidak sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Karena itu Polri harus menindak tegas di tempat, jika ada yang mengadakan kerumunan harus dibubarkan pada saat itu juga, tanpa pandang bulu," katanya. (mdk/lia)

Baca juga:
Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di Tangsel 80%, Disiplin Prokes Baru 78%
Cegah Kerumunan, Pencoblosan di Pilkada Dibagi 5 Kelompok
Bawaslu Temukan 1.763 Pelanggaran Protokol Kesehatan di masa Kampanye Pilkada 2020
Polisi Analisis Keterangan Saksi Kasus Dugaan Pelanggaran Prokes Acara Rizieq Syihab
Mahfud MD Sebut Pelanggaran Protokol Kesehatan saat Kampanye Pilkada 2,2 Persen
Buntut Kerumunan di Megamendung, Ridwan Kamil Beri Sanksi Teguran untuk Bupati Bogor

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami