Komisi III Pertanyakan Evaluasi Asimilasi Napi: Ke Mana Orang-Orang itu Sekarang?

Komisi III Pertanyakan Evaluasi Asimilasi Napi: Ke Mana Orang-Orang itu Sekarang?
Habiburokhman. ©2018 Merdeka.com/Nur Habibie
NEWS | 9 Juni 2021 15:17 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Anggota Komisi III DPR RI, Habiburokhman mempertanyakan evaluasi asimilasi narapidana (napi) yang saat awal-awal pandemi Covid-19 dilakukan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Ia merasa sampai saat ini dirinya tak pernah mendengar adanya pengevaluasian terhadap mereka yang telah bebas.

"Dulukan ada 30 ribu warga binaan kita lepas, itu evaluasinya seperti apa? Ke mana orang-orang itu sekarang? Apakah ada yang kembali melakukan pelanggaran berapa persen? Yang baik-baik saja berapa?" tanya anggota dewan dari Fraksi Partai Gerindra itu dalam Rapat Kerja bersama Menkum HAM di Kompleks DPR RI, Jakarta, Rabu (9/6).

Habiburokhman mencecar Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Laoly dengan menanyakan mekanisme evaluasi yang telah dilakukan. Selain juga mempertanyakan mekanisme koordinasi dengan pihak kepolisian.

Ia juga menanyakan apakah terjadi tren peningkatan jumlah tindak kejahatan pasca asimilasi para napi. "Kalau evaluasi berjalan, lalu bagaimana kan Covid masih ada. Kebijakannya berikutnya seperti apa, apakah akan ada kebijakan serupa jilid kedua?" tanyanya.

Reporter: Yopi M
Sumber: Liputan6.com

(mdk/eko)

Baca juga:
Polres Jaksel Tangkap 2 Residivis Penjambretan Anak, 1 Napi Asimilasi
Terlibat Pencurian hingga Narkoba, 13 Napi Asimilasi di Bengkulu Kembali Ditangkap
Sepanjang 2020, 200 Napi di Lapas Pariaman Bebas Berkat Asimilasi Covid-19
2.268 Narapidana di Sumbar Dibebaskan Lewat Program Asimilasi
Kemenkumham Sempurnakan Kebijakan Asimilasi Napi di Tengah Pandemi Covid-19
Menkum HAM Yasonna Sebut Penggugat Kebijakan Asimilasi Covid-19 Siap Berdamai

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami