Komisi VIII Jabarkan Modus-Modus Pungli ke Warga saat Penyaluran Bansos

Komisi VIII Jabarkan Modus-Modus Pungli ke Warga saat Penyaluran Bansos
Penyaluran bansos tunai Rp300 ribu. ©Liputan6.com/Johan Tallo
NEWS | 31 Juli 2021 14:02 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily mengungkapkan sejumlah modus pungli yang kerap dilakukan diduga aparat negara. Berdasarkan pantauan Komisi VIII, cara-cara itulah hak masyarakat dipotong.

Dia menyebutkan, ada oknum aparat yang mengklaim diri sebagai pihak yang 'berjasa' dalam penentuan seseorang mendapatkan bansos. Atas dasar itu mereka menarik pungutan.

"Beberapa oknum selalu bilang kalau tanpa ada kami yang mendata, anda tidak akan mendapatkan bantuan sosial itu. Karena itu Anda harus kasih dong kepada kami," kata dia dalam diskusi Daring, Sabtu (31/7).

Modus lain, terjadi dalam penerimaan bansos yang mengharuskan masyarakat dikumpulkan di satu tempat. Misalnya di kantor Kepala Desa maupun di tempat lain yang telah ditentukan.

"Biasanya mereka (penerima manfaat) dikasih tahu oleh aparat pemerintah di tingkat bawah. Bahwa Anda akan mendapatkan bansos. Oleh karena itu Anda harus datang ke tempat itu nanti saya antar," terang dia.

"Ini kerap kali muncul, ya no free for lunch. Tidak sesuatu yang gratis. Di situlah kerap kali kita temukan adanya pemotongan-pemotongan," imbuh dia.

Modus-modus pungli yang dilakukan tersebut, tegas dia, bukan masalah baru. Sebab sudah kerap ditemukan dalam penyaluran bantuan sosial.

"Yang terjadi dengan sidak bu Risma (Menteri Sosial, Tri Rismaharini) mengkonfirmasi peristiwa-peristiwa tersebut," katanya. (mdk/rhm)

Baca juga:
Sempat Viral, Keluarga Tinggal di Kolong Jembatan Ini Dapat Bansos dari Wagub Sumut
Catat, Syarat Lengkap Pekerja Bisa Terima Subsidi Upah Rp1 Juta
Pekerja Penerima Subsidi Upah Rp1 Juta Wajib Miliki Rekening Bank BUMN dan BSI
Wagub Sumut Salurkan Bansos untuk Masyarakat Terdampak PPKM di Bantaran Sungai Medan
BSI Salurkan Bansos PKH Hingga Sembako untuk Masyarakat Aceh
Jokowi Bagikan Banpers Produktif UMKM Sebesar Rp15,3 Triliun

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami