Komjen Setyo Wasisto dan Hikmahanto Berbagi Ilmu untuk Humas Mahkamah Agung

PERISTIWA | 16 September 2019 23:15 Reporter : Dedi Rahmadi

Merdeka.com - Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia dan Lembaga Sertifikasi Profesi London School of Public Relations Jakarta (LSP LSPR) menggelar workshop dan uji kompetensi untuk profesi Humas. Kegiatan yang dilaksanakan pada 16-20 September 2019 di Pusdiklat Mahkamah Agung RI, Megamendung, Bogor, ini mengantisipasi pesatnya kemajuan teknologi komunikasi, keterbukaan informasi dan tanggapnya masyarakat dalam menyerap sebuah fenomena.

MA menilai kredibilitas dan kompetensi profesi Humas merupakan salah satu kunci dalam membangun persepsi publik yang akan tercipta. Acara ini dihadiri Kepala Badan Litbang Diklat Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI Dr. Zarof Ricar, SH., S.Sos., M.Hum, Kepala Pusdiklat Manajemen Kepemimpinan Badan Litbang Diklat Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI Edward T.H. Simarmata, SH., LLM., MTL, Head of Post Graduate Program LSPR Dr. Rino F. Boer, SH, Wakil Direktur LSP LSPR Deddy Irwandi S.Sos., M.Si, serta para pejabat struktural dan widyaiswara di lingkungan Badan Litbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung RI.

Dalam kegiatan ini juga diselenggarakan diskusi panel interaktif yang terfokus pada Media Management dan Strategi Pembentukan Opini Publik di Media. Topik pertama dibawakan oleh dua orang pembicara, yaitu Komjen Polisi dan Mantan Kepada Divisi Humas Polri Drs. Setyo Wasisto, SH., dan Guru Besar UI, Dewan Ahli Kementerian Kehakiman dan HAM RI sekaligus Dewan Kehormatan Badan Arbitrasi Pasar Modal Prof. Hikmahanto Juwana SH., LL.M., Ph.D. Bertindak sebagai Moderator dalam diskusi ini adalah Head of Post Graduate Program LSPR, Dr. Rino F. Boer, SH.

"Membangun persepsi masyarakat bagaikan membangun istana pasir, sehingga humas memiliki peran dalam menciptakan isu positif agar lingkungan masyarakat tetap aman dan tertib," kata Setyo, Senin (16/9).

Sementara itu, Hikmahanto menegaskan bahwa Humas harus dapat memberikan imbangan opini ketika terjadi OTT misalnya, dengan menanyakan apa yang harus dijaga, siapa yang harus dijaga dan mengapa harus dijaga.

Diskusi panel sesi kedua mengangkat topik mengenai Strategi Pembentukan Opini Publik di Media. Hadir sebagai pembicara adalah Ketua Dewan Pers 2016-2019 Yosep Adi Prasetyo dan Kepala Sub Direktorat Humas Perpajakan Ani Natalia, SE., M. Ec,. Moderator pada sesi kedua ini adalah Deputy Head of Media Relations LSPR Rizka Septiana M.Si.

Diulas mengenai kompetensi dan kapabilitas Humas serta penguasaan materi dan bagaimana berinteraksi dalam menyampaikan informasi yang secara sadar dapat menggiring sebuah opini yang berkembang di masyarakat. Menggandeng LSP LSPR, workshop dan uji kompetensi inilah bukti usaha nyata Mahkamah Agung RI dalam membangun profesi Humas yang terpercaya.

Baca juga:
Merasa Sudah Pindahkan PKL, Anies Anggap Putusan MA Kedaluwarsa
Dinas Bina Marga DKI Akui Sulitnya Atur PKL Tanah Abang
Usai Putusan MA, Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan PKL Tanah Abang
PSI Tanggapi Anies: Gubernur Bukan Pujangga, Buktikan Dengan Kerja Bukan Kata
Anies Soal Putusan MA: Rakyat Kecil Melanggar karena Kebutuhan
MA Kabulkan Gugatan Anggota DPRD DKI Terkait Penutupan Jalan untuk Berdagang

(mdk/ded)

TOPIK TERKAIT