Komnas HAM Beberkan Hak-Hak Putri Candrawathi Meski jadi Tersangka Kasus Brigadir J

Komnas HAM Beberkan Hak-Hak Putri Candrawathi Meski jadi Tersangka Kasus Brigadir J
Potret Istri Ferdy Sambo Putri Candrawathi. ©2022 Merdeka.com
NEWS | 19 Agustus 2022 18:18 Reporter : Rahmat Baihaqi

Merdeka.com - Komnas HAM menyatakan Putri Candrawathi, istri Irjen Ferdy Sambo memiliki sejumlah hak meski sudah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana Brigadir J. Hak-hak tersebut telah diatur dalam Kitab UU Hukum Acara Pidana.

"Sejumlah hak yang dijamin dalam kitab undang-undang hukum acara pidana, yaitu praduga tidak bersalah, hak atas bantuan hukum, Hak memberikan keterangan tanpa tekanan, hak untuk bebas dari penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi, hak bebas dari pertanyaan yang menjerat, juga hak atas kesehatan," ungkap Komisioner Komnas perempuan, Siti Aminah Tardi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/8).

Menurut Siti, hukum dapat berlaku bagi siapa saja termasuk perempuan. Baik berstatus korban, saksi atau tersangka. Oleh karena itu, Komnas HAM mendorong LPSK untuk memberikan pendampingan kepada Putri.

"Mengigat kondisi psikologi Ibu P, sebagaimana juga disimpulkan dari pemeriksaan dan observasi LPSK, Komnas Perempuan mendorong agar pendampingan psikologi sebagai bagian dari hak atas kesehatan tetap dilakukan," tegasnya.

Hingga kini, Komnas Perempuan terus berkordinasi dengan pihak Putri untuk kelanjutan pemeriksaan.

"Untuk keberlanjutan pemeriksaan oleh Komnas Perempuan, mengingat Komnas Perempuan tergabung dengan tim Komnas HAM, kami masih melanjutkan koordinasi dengan berbagai pihak terkait ini, termasuk seiring dengan perkembangan penetapan ibu P sebagai tersangka," ujar dia.

2 dari 3 halaman

Istri Sambo Ditetapkan Sebagai Tersangka

Polisi menetapkan istri mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi (PC) sebagai tersangka kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Putri diduga terlibat dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

"Penyidik menetapkan PC sebagai tersangka," kata Irwasum Polri Komjen Agung Budi Maryoto di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (19/8).

Penetapan tersangka usai penyidik menemukan CCTV di tempat lokasi yang sempat dikabarkan hilang. Awalnya CCTV tersebut dinyatakan rusak. Namun faktanya, CCTV dirusak atas perintah Irjen Pol Ferdy Sambo.

Polisi berhasil menemukan CCTV yang menjadi kunci penetapan Putri Chandrawathi sebagai tersangka. Selain itu, Putri tercatat tiga kali menjalani pemeriksaan oleh timsus Polri sebelum jadi tersangka.

3 dari 3 halaman

Peran Putri Candrawathi

Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian mengatakan, rekaman CCTV bisa ditemukan dari DVR pos Satpam yang berada di sekitar lokasi kejadian.

"Inilah yang menjadi bagian dari circumstancial evidence atau barang bukti tidak langsung yang menjadi petunjuk bahwa PC (Putri Candrawathi) ada di lokasi sejak di Saguling sampai Duren Tiga," kata Andi

Andi tak menjelaskan peran detil dari Putri tersebut. Namun dia menegaskan, Putri ikut terlibat dalam perencanaan pembunuhan Brigadir J. Berdasarkan rekaman CCTV yang diperoleh.

"Dan melakukan kegiatan-kegiatan yang menjadi daripada perencanaan pembunuhan terhadap Brigadir Yoshua," jelas dia.

(mdk/ray)

Baca juga:
Komnas HAM Minta Putri Candrawathi Jujur
Putri Candrawathi Tersangka, DPR: Kapolri Penuhi Janji Terbuka atas Kasus Brigadir J
Polisi Beberkan Bukti dan Peran Putri Candrawathi Tersangka Kematian Brigadir J
Polisi Ungkap Istri Ferdy Sambo Kerap Tak Hadiri Pemeriksaan, Ini Alasannya
Putri Candrawathi Tersangka Pembunuhan Brigadir J Belum Ditahan, Ini Alasannya

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini