Komnas HAM Minta Jokowi Berani Ambil Keputusan Dialog Damai Dengan KKB

Komnas HAM Minta Jokowi Berani Ambil Keputusan Dialog Damai Dengan KKB
Presiden Jokowi Lakukan Pertemuan Bilateral dengan PM Vietnam di Istana Bogor. ©Biro Pers Sekretariat Presiden
NEWS | 6 Mei 2021 06:16 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Ketua Komnas HAM RI, Ahmad Taufan Damanik, mendorong Presiden Joko Widodo berani mengambil sikap untuk berdialog damai dengan kelompok bersenjata Papua. Menurutnya, semua pihak ingin adanya keputusan damai agar konflik di Papua berakhir.

"Presiden harus berani mengambil satu keputusan yang tegas bahwa jalan damai itu paling dimaui oleh semua pihak," katanya dalam dialog Stop Pelanggaran HAM, Papua Damai yang disiarkan GAMKI, Rabu (5/5).

Menurutnya, para pejabat kerap mengklaim konflik yang terjadi akibat tindakan kriminal kelompok bersenjata Papua. Tetapi, Taufan yakin mayoritas masyarakat Papua berpendapat ingin berdialog damai.

"Walaupun dalam beberapa pernyataan pejabat pejabat kita sering kali mengatakan ini semua atas permintaan masyarakat di Papua," ucapnya.

"Saya yakin karena tim kami di Papua selalu mengatakan saya tanya berkali-kali, apa pendapat mayoritas masyarakat, ya mereka mengatakan damai," tambah Taufan.

Dirinya juga telah bertemu dengan tokoh agama yang di antaranya para pendeta di Papua. Kata dia, semua memberikan dukungan sama yaitu ingin berdialog damai. Taufan pun mengajak para pihak menekan pemerintahan Jokowi agar mau berdialog damai dengan kelompok bersenjata di Papua.

"Jadi kita saya masih tetap optimis mudah-mudahan kita semua ini bisa memberikan tekanan yang kuat terhadap pemerintahan Jokowi meskipun kebijakan (pelabelan teroris) ini sudah terjadi dan kita pasti sangat keberatan dengan kebijakan ini," ungkapnya.

"Tetapi sekali lagi upaya kita untuk bersama-sama teman teman GAMKI, bapak pendeta, bapak pastur dan lain lain memberikan tekanan kepada pemerintah melalui berbagai cara supaya pilihan dialog damai yang kita kedepankan," pungkasnya. (mdk/lia)

Baca juga:
Veronica Koman Heran Pemerintah Banyak Turunkan Aparat, Tetapi KKB Masih Ada
Begini Cara Polri Lakukan Pendekatan Tangani Konflik di Papua
Komnas HAM Dibully saat Protes Pelabelan KKB Sebagai Teroris
Asabri Berikan Manfaat Jaminan ke Keluarga Kabinda Papua Gugur Ditembak KKB
Kapolda Papua: 6 Kelompok KKB Masih Aktif Mengganggu Warga Sipil

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami