Komnas HAM: Waspada Arus Balik Peningkatan Kasus Baru di Jabodetabek

Komnas HAM: Waspada Arus Balik Peningkatan Kasus Baru di Jabodetabek
PERISTIWA | 23 Mei 2020 12:00 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Tim Pengkajian dan Penelitian Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta kepada pemerintah khususnya wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) agar mewaspadai arus balik jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

Komisioner Pengkahi dan Penelitian Komnas HAM, Choirul Anam menjelaskan saat ini sekitar 1,7 juta masyarakat di Jabodetabek sudah melakukan perjalanan ke berbagai daerah.

"Sehingga nantinya akan ada peningkatan kasus akibat eksodus manusia," kata Choirul dalam pesan singkat, Sabtu (23/5).

Dia menjelaskan arus balik diperkirakan jauh lebih besar sekitar 20 persen dari arus mudik. Sebab kata dia masyarakat yang mudik otomatis akan mengajak kerabatnua untuk merantau ke Jabodetabek.

"Berpotensi menimbulkan persoalan baru mengingat karakteristik virus yang berpindah dan bertransmisi antar orang," jelas Choirul.

Dia menjelaskan jika hal tersebut dibiarkan, maka nantinya akan terjadi gelombang kedua dalam kasus Covid-19. Sehingga membutuhman sarana dan prasarana kesehatan lebih banyak.

"Sedangkan sampai saat ini nyatanya masih sangat terbatas," jelas Choirul. (mdk/ded)

Baca juga:

Razia Penyekatan, Pemudik Dipaksa Putar Balik
Demi Bisa Mudik, Warga Nekat Sembunyi di Bak Truk Tronton
Pemudik Meningkat H-2 Lebaran Lewat Tol Jakarta-Cikampek
Jelang Lebaran, Polisi Sebut Pelabuhan Merak Sepi Pemudik
Polisi Ringkus 3 Tersangka Pemalsuan Surat Kesehatan untuk Pemudik di Bali

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami