Komnas Perempuan Minta Polisi Jerat Pelanggan Vanessa Angel

PERISTIWA | 28 Februari 2019 20:33 Reporter : Erwin Yohanes

Merdeka.com - Komisi Nasional (Komnas) Perempuan, menjenguk artis yang tengah terbelit kasus prostitusi online, Vanessa Angel di Mapolda Jatim. Hasilnya, Komnas Perempuan pun meminta pada polisi agar ikut menjerat pria hidung belang yang selama ini terlibat.

Komisioner Komnas Perempuan, Sri Nurherwati menilai, kasus prostitusi yang menjerat Vanessa Angel ini mengindikasikan terjadinya kekerasan terhadap perempuan dalam industri hiburan. Ia pun minta agar Vanessa bisa dilakukan pemulihan secara psikologis melalui konseling.

"Komnas perempuan ingin memantau dan mendokumentasikan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan," ujarnya, Kamis (28/2).

Ia menambahkan, hal ini dilakukan untuk membangun mekanisme mencegah adanya penyiksaan perempuan di dalam tahanan maupun memantau perempuan dalam industri hiburan.

Pintu masuknya melalui kasus Vanessa yang sekarang ditahan di Polda. Kasus VA merupakan contoh bahwa industri hiburan sangat dekat dengan kekerasan terhadap perempuan.

Secara kasat mata, kondisi VA memang terlihat sehat. Hanya saja aspek psikologisnya sedikit terganggu saat VA berada di dalam sel. Komnas Perempuan mengusulkan kepada penyidik agar psikologis VA bisa dilakukan pemulihan.

"Dia sehat, hanya saja merasa tidak nyaman. Mungkin karena di dalam sel," jelasnya.

Ia mengatakan, bahwa perempuan yang terjerat dalam kasus prostitusi tak lain merupakan korban. Justru, yang paling penting untuk segera dilakukan penindakan adalah Muncikari dan pelanggan.

"Saya kira polisi akan menindaklanjutinya (proses hukum pelanggan)," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim, Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan menyatakan, masih menguatkan data digital keterkaitan pengguna (prostitusi) ini. "Tadi kami diskusikan juga dengan pihak Komnas Perempuan," katanya.

Yusep mengakui memang pemeriksaan data digital forensik handphone muncikari dan Vanessa belum selesai. Pihaknya masih menguatkan data digital forensik tersebut.

Lamanya proses pemeriksaan digital forensik, karena ada beberapa data yang perlu untuk disinkronisasi. Selain itu, banyak pula ditemukan pengguna tanpa nama dan identitas lengkap.

"Untuk user-user ini kan sedang kita kuatkan sesuai bukti petunjuk, sesuai dengan data digital yang ada," ungkapnya. (mdk/rnd)

Baca juga:
Pacar Posting Foto Vanessa Angel Belum Mandi: Ga Kuat
Berada di Tahanan, Artis VA Mudah Bersosialisasi
Berkas Belum Sempurna, Polisi Ajukan Perpanjangan Masa Tahanan Artis VA
Polda Jatim Perpanjang Penahanan Vanessa Angel Hingga 40 Hari
Vanessa Angel Rajin Bersih-Bersih Penjara, Disukai Teman Satu Sel
Vanessa Angel Dipenjara, Kekasih Asyik Dugem dengan Anya Geraldine

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.