Kondisi di Mandailing Natal Kondusif Pascarusuh, Blokade Jalinsum Dibuka

Kondisi di Mandailing Natal Kondusif Pascarusuh, Blokade Jalinsum Dibuka
PERISTIWA | 30 Juni 2020 12:45 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Kondisi Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara yang sempat diwarnai kerusuhan kembali kondusif. Jalan lintas Sumatera yang sempat diblokade warga sudah dibuka kembali.

"Situsi sudah kondusif. Arus lalu lintas tadi subuh sudah bisa dilalui," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Selasa (30/6).

Sebelumnya, kerusuhan terjadi di desa itu menyusul protes terhadap pembagian bantuan langsung tunai (BLT) dan penggunaan dana desa. Warga yang menuntut pemberhentian kepala desa berunjuk rasa dan memblokade Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Aksi ini berujung pada tindakan anarkistis. Massa melempari polisi dan membakar 1 sepeda motor dan 2 mobil, termasuk kendaraan dinas Wakapolresta Madina.

Sekurangnya enam polisi terluka dalam peristiwa ini, yakni AKP J Hutajulu yang mengalami luka robek pada tulang kering kaki kanan, Aipda AB Siagian mengalami luka memar di kaki akibat lemparan batu, Bripda WA Putra terkilir bahu kiri, Bripka AR Kurniawan mengalami luka robek pada kelopak mata kiri, serta Briptu M Arif dan Bripka H Sitorus yang mengalami luka memar di bagian kepala. Mereka sempat mendapatkan perawatan medis.

"Anggota yang luka-luka sebagian sudah kembali," jelas Tatan.

Massa membubarkan diri menjelang subuh. Jalinsum yang sempat diblokade pun dibersihkan menggunakan alat berat. Jalur itu dapat dilintasi kembali.

Sejauh ini belum ada warga atau terduga provokator yang diamankan terkait kerusuhan itu. Penyelidikan masih dilakukan. Kepolisian juga akan mengusut persoalan pembagian BLT yang jadi tuntutan warga.

Meski suasana sudah kondusif, personel kepolisian, termasuk 1 SSK Brimob masih disiagakan di sana. "Untuk pasukan masih stand by di Mako Polres Madina," tegas Tatan. (mdk/cob)

Baca juga:
6 Polisi Terluka Dalam Kerusuhan di Mandailing Natal
Protes Pembagian BLT di Mandailing Natal Rusuh, Mobil Wakapolres Dibakar
Pembagian BLT di Bengkulu Ricuh Gara-gara PNS Hingga Pengepul Sawit Minta Jatah
Per 24 Juni, BLT Dana Desa Sudah Tersalur Ke 69.424 Desa dengan Nilai Rp4,3 Triliun
Jaringan Komunikasi Buruk jadi Penyebab Terlambatnya Penyaluran BLT Dana Desa
Petugas Kebingungan, Penerima Bantuan Sosial di Jayawijaya Tak Ditemukan di Lapangan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Curhat Siswa Lulusan Tanpa Ujian Nasional

5