Kondisi Lapas Tuminting Manado Kondusif dan Dijaga Personel Gabungan

Kondisi Lapas Tuminting Manado Kondusif dan Dijaga Personel Gabungan
PERISTIWA | 11 April 2020 23:23 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Kondisi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tuminting Manado berangsur-angsur kondusif, setelah terjadi kerusuhan dan kebakaran pada Sabtu (11/4) sore. Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abast, mengatakan petugas gabungan dari Sat Brimob, Polresta Manado, Polda, unsur TNI dan dinas terkait pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang saat ini sudah berhasil ditangani.

"Saat ini beberapa blok untuk api sedang dalam penanganan, dan kami berusaha melokalisir kerusuhan dari massa itu sendiri," kata Abast di lokasi kejadian. Dikutip dari Antara.

Dia mengatakan aparat berusaha menenangkan massa. Saat ini kondisi di Lapas berangsur-angsur telah membaik. "Petugas saat ini sudah berada di dalam Lapas tersebut," katanya.

Terkait dengan dugaan penyebab terjadinya kerusuhan itu, ia mengatakan masih melakukan penyelidikan.

"Kami minta saudara-saudara bersabar, kami akan berusaha menangani ini dan akan menguasai lapas dan menjamin situasi dapat lebih kondusif. Sampai saat ini kami sedang menangani dan kami sedang berusaha untuk melokalisir keadaan," katanya.

Dia mengatakan sekitar 1.500 - 2.000 personel baik Polda, Polresta unsur TNI, Dinas Pemadam Kebakaran terlibat dalam penanganan kerusuhan dan kebakaran tersebut. (mdk/cob)

Baca juga:
Kondisi Lapas Tuminting Manado Kondusif dan Dijaga Personel Gabungan
Kebakaran Lapas Tuminting Manado Dipicu Narapidana Kasus Narkoba ingin Bebas
16 Senjata Api Milik Petugas Lapas Terbakar Dalam Kericuhan di Rutan Kabanjahe
4 Narapidana Jadi Tersangka Kerusuhan Rutan Kabanjahe
DPR Bakal Cecar Menkum HAM Soal Rusuh di Rutan Kabanjahe

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami