Kongres PDIP V Penuh Budaya dan Tak Pakai Barang Plastik

PERISTIWA » BANYUWANGI | 2 Agustus 2019 15:09 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Menjelang Kongres PDIP ke-V, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama Djarot Saiful Hidayat selaku Ketua Steering Commitee (SC) dan jajaran lainnya, mulai mengecek persiapan di Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Denpasar. Kongres itu akan digelar dari tanggal 8 sampai 11 Agustus 2019

"Hari ini Dewan Pimpinan Pusat PDIP melakukan rapat untuk pengecekan terhadap persiapan pelaksanaan kongres ke V dengan tema Solid Bergerak Untuk Indonesia Raya," kata Hasto di Denpasar, Bali, Jumat (2/8).

Hasto menjelaskan dirinya sudah mendapat laporan serta melakukan pengecekan langsung ke lapangan. OC Kongres V sudah menunjukkan kesiapannya yang baik.

"Dari pengecekan, segala sesuatunya sudah dipersiapkan baik," ujar Hasto.

Hasto memberi penekanan bahwa selain sebagai peristiwa politik, kongres V PDIP adalah juga peristiwa kebudayaan demi membangun sebuah nation and character building. Sebab tak ada bangsa yang besar tanpa menghormati martabat bangsa sendiri.

Untuk itu, akan banyak pentas seni yang akan ditampilkan di dalam kongres nanti. Sudah ada beberapa yang mengajukan pendaftaran. Seperti seniman dari Banyuwangi, Yogyakarta, NTT dan Jawa Barat.

"Warna kebudayaan akan menonjol dalam perhelatan kongres," jelas Hasto.

Hasto juga menjelaskan, untuk acara pembukaan kongres, telah disiapkan tempat bagi 2.200-an peserta. Selain para pengurus partai, juga hadir para pejabat negara dari tingkat presiden hingga pejabat negara lainnya, serta para petinggi partai politik.

Di luar itu, PDIP juga menjaga suasana kerakyatan di kongres dengan hadirnya unsur penggembira dari seluruh Indonesia. Hingga saat ini yang mendaftar sudah mencapai 15 ribuan orang.

Menurut Hasto, para penggembira ini tak boleh diremehkan. Saat masih berada di era orde baru, di mana peserta kegiatan politik harus mendapat izin dari pejabat keamanan, penggembira menjadi mekanisme bagi arus bawah PDIP untuk terus terlibat dalam kegiatan partai.

Para penggembira itu akan ditempatkan di Pantai Matahari Terbit, Sanur yang akan dibanjiri dengan jajanan rakyat yang dikerahkan oleh panitia.

"DPP PDI Perjuangan mengucapkan terima kasih ke masyarakat Bali. Kami mohon maaf sebelumnya, ketika dalam pelaksanaan, karena puluhan ribu orang yang datang akan banyak mewarnai keseharian masyarakat Bali," ujar Hasto.

Djarot Saiful Hidayat mengatakan kemeriahan bendera dan baliho partai sudah tampak di wilayah Sanur hingga Badung. Panitia sudah melaporkan bahwa sudah disiapkan transportasi serta akomodasi di 10 hotel.

Ada satu kekhasan dari kongres kali ini. Yakni, sebagai komitmennya untuk lingkungan hidup, maka penggunaan plastik sekali pakai dicegah sejak awal.

"Tak boleh menggunakan plastik. Karena itulah sebenarnya budaya kita. Budaya merawat dan melestarikan lingkungan. Meskipun ini ajang besar, kita takkan tinggalkan sampah plastik," kata Djarot.

Sementara Ketua OC Kongres I Wayan Koster mengatakan pihaknya tak menggunakan dekorasi berbahan stereoform dan gelas berbahan plastik sekali pakai. Maka setiap peserta kongres akan disediakan sebuah tumbler yang bisa diisi ulang. Akan disiapkan lebih dari 50 titik galon air untuk para peserta.

"Semua bahan dekorasi menggunakan bahan alami, tak ada stereoform. Tetapi dari janur. Justru jauh lebih hidup. Jadi betul-betul ramah lingkungan," kata Koster. (mdk/eko)

Baca juga:
DPD Bulat Dukung Megawati Kembali Pimpin PDIP
Kongres V PDI Perjuangan Siap Digelar di Bali
Kongres V di Bali, PDIP Undang Jokowi, JK, Ma'ruf hingga Prabowo
Soal Perubahan Struktur, Sekjen PDIP Sebut Kepengurusan Sudah Efisien
Kongres V, PDIP Usung 'Tema Solid Bergerak untuk Indonesia Raya'
Kongres PDIP Diusulkan Bahas Penuntasan Kasus 27 Juli

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.