Kontak Tembak dengan KKB di Titigi Papua, Pratu Roy Vebrianto Gugur

Kontak Tembak dengan KKB di Titigi Papua, Pratu Roy Vebrianto Gugur
Baku Tembak TNI dengan KKSB. Facebook/ICWS_infocegatanwilayahsragen ©2020 Merdeka.com
PERISTIWA | 22 Januari 2021 13:02 Reporter : Iqbal Fadil

Merdeka.com - Pratu Roy Vebrianto, anggota Yonif 400/Banteng Raiders (BR), meninggal akibat luka tembak yang bersarang di tubuhnya saat kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Korban mengalami luka tembak di dada sebelah kanan dan meninggal setibanya di RS Mitra Masyarakat Timika setelah dievakuasi dengan menggunakan helikopter, Jumat (22/1).

Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kol CZI IGN Suriastawa mengakui adanya insiden kontak tembak di Titigi hingga menyebabkan satu anggota Yonif 400/BR meninggal setelah dievakuasi ke Timika.

"Saat ini jenazah masih berada di Timika, dan dari laporan yang diterima hingga kini kontak tembak antara anggota Yonif 400/BR dengan KKB masih berlangsung," kata Suriasta seperti dilansir Antara.

Sebelumnya tercatat dua anggota Yonif 400/BR yang meninggal saat kontak tembak dengan KKB yakni Pratu Firdaus meninggal saat kontak tembak tanggal 7 November 2020 lalu dan Prada Agus Kurniawan Senin (11/1).

Yonif 400 BR yang bermarkas di Semarang, Jawa Tengah, tergabung dalam satuan tugas pengamanan daerah rawan. (mdk/bal)

Baca juga:
Prajurit TNI Gugur Saat Kontak Senjata dengan KKB di Titigi Intan Jaya
Kronologi KKB Paksa Pilot Keluar dan Bakar Pesawat Quest Kodiak MAF di Intan Jaya
Kehabisan Logistik, KKB Tepergok Helikopter PT Freeport Dekati Permukiman
Pilot Twin Otter Dibakar KKB di Papua Berkebangsaan AS, Kondisi Masih Trauma
Sebelum Bakar Pesawat, KKB Sempat Ancam Setiap Penerbangan Sipil di Papua

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami