Kontras Minta Polri Usut Penyebab Akbar Alamsyah Koma Setelah Ikut Demo

PERISTIWA | 7 Oktober 2019 19:24 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Seorang remaja, Akbar Alamsyahah (19) saat ini terbaring koma di ruang Cerebro Intensive Care Unit (CICU) kamar nomor 208 RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Akbar mengalami koma setelah aksi demo mahasiswa di depan Gedung DPR beberapa waktu lalu. Koordinator Kontras, Yati Andriyani meminta Polri mengusut penyebab Akbar Alamsyah koma dan kritis sampai saat ini.

Yati menyampaikan pada Jumat pekan lalu dia dan tim mengunjungi Akbar di RSPAD. Dia menyaksikan kondisi kepala bagian depan dan belakang diperban. Selain itu bibirnya membengkak.

"Jumat lalu, saya dan tim mengunjungi Akbar di RSPAD. Kondisi Akbar sampai tadi malam masih kritis, belum sadarkan diri," jelasnya dihubungi wartawan, Senin (7/10) petang.

Berdasarkan keterangan keluarga, Yati mengatakan Akbar sebelumnya dirawat di RS Pelni, Petamburan. Kemudian dibawa ke RS Polri di Kramat Jati dan baru dirujuk ke RSPAD. Keluarga juga belum mengetahui pasti penyebab Akbar sampai mengalami koma.

"Keluarga belum mengetahui pasti. Apapun masalah dan sebabnya tidak ada pembenaran tindakan kekerasan dan penganiayaan hingga menyebabkan korban kritis. Oleh karenanya Polri harus mengungkap dan mengusut peristiwa ini siapapun pelakunya," tegasnya.

Yati menambahkan, dalam surat Kepala RS Bhayangkara kepada Kepala RS RSPAD dituliskan biaya perawatan medis Akbar selama 3 bulan ke depan dijamin oleh RS Bhayangkara. Kendati demikian dia meminta polisi mengusut penyebabnya.

"Semua harus dibuktikan secara transparan dan akuntabel," pungkasnya. (mdk/bal)

Baca juga:
Kondisi Akbar Alamsyah di RSPAD, Korban Demo yang Sempat Koma Selama 2 Pekan
Tersangka Grup WA Pelajar STM Bertambah Jadi 12 Orang
Survei LSI: Masyarakat Tak Percaya Demo Mahasiswa Ditunggangi Kelompok Anti Jokowi
Survei LSI: Publik Dukung Mahasiswa Demo DPR
Pelajar Pembuat WA Grup STM Diamankan

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.