Kooperatif Pemeriksaan Kasus Penganiayaan, Patrich Wanggai Tak Ditahan Polisi

PERISTIWA | 18 Juli 2019 22:15 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Penyerang Kalteng Putra, Patrich Wanggai ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan penganiayaan. Meskipun demikian, Polda DIY tidak melakukan penahanan terhadap mantan pemain timnas tersebut.

Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol Hadi Utomo menjelaskan alasan polisi tak menahan Patrich Wanggai. Dia dinilai berlaku kooperatif dalam proses penyidikan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukannya.

"Pertama karena kasusnya penganiayaan ringan, Pasal 351. Tersangka juga sangat kooperatif dan membantu mempercepat penyidikan," ujar Hadi di Mapolda DIY, Kamis (18/7).

Hadi menerangkan, ada beberapa kriteria seorang tersangka ditahan oleh Polda DIY. Penahanan dilakukan apabila penyidik menganggap ada kemungkinan tersangka menghilangkan barang bukti dan memersulit proses penyidikan.

"Penahanan bisa dilakukan manakala penyidik kesulitan melakukan pemeriksaan, ditakutkan yang bersangkutan mengulangi perbuatannya dan adanya kemungkinan menghilangkan barang bukti. Barang bukti sudah ada, visum, setiap diperiksa (Patrich Wanggai) datang. Saya rasa tidak ada urgensinya dilakukan penahanan," ucap Hadi.

Hadi mengungkapkan saat ini pihaknya telah merampungkan berkas kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Patrich Wanggai. "Sudah (berkas kasus Patrich Wanggai sudah rampung). Berkasnya sudah kami kirim ke Kejaksaan," tutup Hadi.

Baca juga:
Pesepakbola Patrich Wanggai Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Penganiayaan
Kalteng Putra Belum Tahu Dugaan Kasus Penganiayaan yang Dilakukan Patrich Wanggai
Penyerangan Tim Satgas Karhutla Polisi & TNI di Jambi, 45 Orang Diciduk
Saat Sidang, Kuasa Hukum Tomy Winata Serang Hakim dengan Ikat Pinggang
Gadis yang Dibakar Eks Pacar Gara-Gara Diputuskan Cinta Akhirnya Meninggal

(mdk/noe)

BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com