Korban Banjir Bandang di Masamba Dapat Bantuan Rp 2 Miliar dari Kemensos

Korban Banjir Bandang di Masamba Dapat Bantuan Rp 2 Miliar dari Kemensos
PERISTIWA | 16 Juli 2020 17:21 Reporter : Tim Merdeka

Merdeka.com - Kementerian Sosial memberi bantuan bagi warga meninggal dunia akibat banjir bandang di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Menteri Sosial Juliari P Batubara menjelaskan, semua korban banjir bandang harus tertangani termasuk korban yang meninggal dunia. Untuk itu, kata Juliari, semua ahli waris korban meninggal dunia mendapatkan santunan masing-masing sebesar Rp15 juta.

"Semua ahli waris korban akan mendapatkan santunan sebesar Rp15 juta. Data sementara yang meninggal dunia yang telah diketemukan sebanyak 23 orang," kata Juliari dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/7).

Untuk mempercepat proses pemberian santunan, Juliari meminta pemerintah daerah secepatnya mendata, memverifikasi dan melakukan validasi ahli waris.

"Verifikasi dan validasi dari pemerintah setempat, kalau dinyatakan clear, confirm ada suratnya, kita kasih, itu prosesnya cepat sekali lah," tambah Mantan ketua IMI dua periode ini.

Rencananya santunan akan diberikan Juliari pada Jumat 17 Juli 2020 besok. Selain memberikan santunan, Kemensos juga memberikan bantuan berupa logistik dan makanan kepada para pengungsi.

Menurut dia, Kemensos sudah menyetok bantuan tambahan untuk korban banjir khususnya untuk anak-anak. Dia mengatakan, pengungsi anak-anak membutuhkan asupan khusus dan beda dengan orang dewasa.

"Popok, selimut, lengkap ada kasur, yang paling penting sekarang ada makanan juga, kalau baju itu kan orang masih bisa survive, bajunya itu-itu saja," kata Juliari.

Jumlah bantuan yang disalurkan kepada korban banjir di Masamba mencapai lebih dari 2 miliar rupiah. Terdiri dari bantuan 64.4 juta rupiah yang telah tersedia sejak tanggal 25 Juni. Bantuan tambahan senilai 70,5 juta rupiah pada tanggal 14 Juli 2020. Santunan kematian untuk 23 orang senilai 345 juta rupiah Bantuan Perlengkapan kebersihan senilai 500 juta rupiah dan bantuan logistik tanggap darurat yang akan diberikan cash senilai Rp 1.02 miliar rupiah.

Seperti diketahui, bencana banjir besar telah menghantam wilayah Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulses pada Senin (13/7) malam. Banjir bandang itu menyebabkan ribuan warga terdampak.

BPBD setempat mencatat Rabu (15/7) kemarin sore, pascabanjir sebanyak 156 KK (655 jiwa) mengungsi dan 4.202 KK (15.994 jiwa) terdampak. Sedangkan kerugian material tercatat 4.930 unit rumah terendam, 10 unit rumah hanyut, 213 unit rumah tertimbun pasir bercampur lumpur, 1 Kantor koramil 1403-11 terendam air dan lumpur ketinggian 1 meter, jembatan antar desa terputus dan jalan lintas provinsi tertimbun lumpur setinggi 1 hingga 4 meter. (mdk/gil)

Baca juga:
Banjir Luwu Utara, Korban Meninggal 24 Orang dan 69 Hilang
Korban Tewas Banjir Luwu Utara Bertambah Jadi 21 Orang
223 Rumah Rusak Berat Akibat Banjir Bandang Luwu
Bertambah, Korban Meninggal Akibat Banjir Bandang Luwu Jadi 16 Orang
Kondisi Luwu Utara Porak Poranda Usai Disapu Banjir Bandang

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami