Korban Gempa Banten Bertambah, Enam Orang Meninggal

PERISTIWA | 4 Agustus 2019 14:35 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan, korban tewas akibat gempa Banten bertambah menjadi enam orang. Jumlah korban tersebar di sejumlah wilayah kurang lebih 136 kepala keluarga.

"Jumlah total (korban) meninggal dunia 6 orang, luka-luka 3 orang," kata Pelaksana harian (Plh) Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo dalam keterangan tertulis, Minggu (4/8).

Dia menyatakan, di Kabupaten Pandeglang terdapat satu orang meninggal dunia dan dua orang luka-luka. Kabupaten Lebak terdapat tiga orang meninggal dunia dan Kabupaten Sukabumi dua orang meninggal dunia serta satu orang luka-luka.

"Provinsi Lampung pengungsi satu orang, sudah kembali ke rumah," ucap dia.

Sebelumnya, Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengungkapkan gempa Banten bermagnitudo 7,4 yang dimutakhirkan menjadi 6,9, belum merupakan puncak dari potensi gempa di wilayah tersebut.

Pusat gempa di bagian selatan Selat Sunda itu merupakan kawasan yang ditandai sebagai zona sepi gempa besar, sementara itu merupakan kawasan dengan subduksi aktif.

Daryono mengatakan ketidakadaan gempa selama ini dianggap sebagai proses akumulasi dari medan tegakan kerak bumi yang sedang berlangsung

Di daerah Selat Sunda, catatan kami tidak ada gempa di atas magnitudo 7,0," katanya.

Reporter: Ika Defianti
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Hingga Sabtu Malam, Korban Meninggal Gempa Banten Total Lima Orang
Mensos Kunjungi Korban Gempa di Banten
BNPB: 1050 Pengungsi Akibat Gempa M 6,9 Sudah Kembali ke Rumah
Diguncang Gempa, Dinding Gedung Fakultas Adab UIN Jakarta Runtuh
Korban Meninggal Akibat Gempa Banten Bertambah Menjadi 4 Orang
BNPB: 223 Rumah Rusak Akibat Gempa Magnitudo 6,9 di Banten

(mdk/noe)