Korban KDRT di Aceh Terima Bantuan dari Baitul Mal

Korban KDRT di Aceh Terima Bantuan dari Baitul Mal
Ilustrasi Penganiayaan. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock
NEWS | 20 November 2021 00:15 Reporter : Alfath Asmunda

Merdeka.com - Sebanyak 19 orang Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Penelantaran Anak di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mendapat bantuan dari Baitul Mal Aceh. Bantuan tersebut dikirim langsung ke rekening masing-masing penerima manfaat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Bener Meriah, Susnaini mengatakan, pihaknya mengusulkan kepada Baitul Mal Aceh sebanyak 21 orang yang terindikasi mengalami KDRT dan Penelantaran Anak. Namun setelah diverifikasi oleh tim dari Baitul Malyang, hanya 19 orang yang lolos verifikasi.

“Walaupun yang mendapat bantuan sebanyak 19 orang dari 21 orang yang diusulkan, kami sangat berterima kasih ke Baitul Mal Aceh yang telah membantu korban KDRT dan Penelantaran Anak di Bener Meriah,” katanya, Jumat (19/11).

Dia berpesan, kepada penerima agar mempergunakan bantuan tersebut dengan sebaik mungkin.

“Terutama dalam membantu meningkatkan taraf kesejahteraan hidup keluarga,” ujarnya.

Susnaini menerangkan, bantuan yang diberikan oleh Baitul Mal Aceh itu berkisar antara Rp5 juta sampai Rp8,5 juta.

Program dari Baitul Mal Aceh ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi serta mengurangi beban psikis yang dialami korban KDRT. (mdk/fik)

Baca juga:
3 Penyidik Polda Jabar yang Tangani Kasus Valencya Dinonaktifkan
Kasus Istri Marah Dituntut 1 Tahun, Suami Akhirnya Buka Suara Bantah Mabuk
VIDEO: Luapan Isi Hati Istri Dituntut 1 Tahun Penjara Akibat Marahi Suami Pemabuk
Kasus Istri Marahi Suami, Valencya Ungkap Coba Bunuh Diri hingga Minta Keadilan
Kasus Istri Marahi Suami, Valencya Sampaikan Pembelaan di PN Karawang
Istri Marahi Suami Dituntut 1 Tahun Penjara, Aspidum Kejati Jabar Dimutasi

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami