Korban Kebakaran Jatinegara Butuh Obat Nyamuk dan Kipas Angin

PERISTIWA | 22 September 2019 12:36 Reporter : Chicilia Inge

Merdeka.com - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Sosial telah memberikan tenda pengungsian kepada korban kebakaran di Jatinegara. Saat ini pengungsi sangat membutuhkan obat nyamuk dan kipas angin.

Salah satu pengungsi, Wartiah mengaku, sudah banyak bantuan yang datang selain dari Pemprov DKI Jakarta. Bahkan, dia mengungkapkan, kebutuhan seperti baju dan makanan sudah terpenuhi.

"Yang dibutuhkan sekarang tuh, soffel (obat nyamuk), kalau malam di sini nyamuknya banyak banget," katanya kepada merdeka.com di tenda pengungsian, Minggu (22/9).

Selain obat nyamuk, dia mengatakan, membutuhkan peralatan mandi serta kipas angin. Karena sampai saat ini bantuan yang banyak datang hanya pakaian dan bahan pangan saja.

"Sabun mandi belum dikasih juga, sama ini si kipas angin, kalau siang panas banget di sini," ujarnya.

Adapun pemerintah telah menyediakan Posko Kesehatan untuk para korban pengungsian yang luka-luka karena terkena luka bakar maupun yang sakit seperti pusing dan mual. Menurut data dari Posko Kesehatan, pasien yang di terima hari ini sebanyak 18 korban, dan kebanyakan dari mereka terkena ISPA.

Sebelumnya, kebakaran melanda dua kelurahan di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, pada Sabtu (21/9) dini hari. Akibatnya, sejumlah korban mengalami infeksi saluran pernapasan (ISPA) dan dibawa ke posko kesehatan.

"22 pasien. Kebanyakan sih ngeluhnya lebih ke penyakit lambung, mag, terus ISPA juga terus pusing-pusing," kata Dokter Dimas dari Puskesmas Jatinegara di Posko Kesehatan Penanganan Kebakaran, Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (21/9).

Dia menambahkan, ISPA yang dialami warga masih bisa ditangani. Sebab, bukan penyakit bawaan dari dalam.

"Parah sih nggak. Mungkin cuma karena kena asap kebakaran atau nggak, atau penyakit infeksi paru-paru itu gak ada. Cuma batuk-batuk, flu," ucapnya.

Rata-rata yang ditangani posko kesehatan berusia 30 tahun ke atas. Dia bersyukur, pasien yang ditanganinya tidak mengalami masalah serius akibat kebakaran.

Baca juga:
Wawali Jaktim Sebut Kebakaran di Jatinegara Akibat Charge Handphone
60 Rumah di Jatinegara Terbakar, Diduga Karena Korsleting Listrik
Kondisi Ratusan Rumah di Jatinegara yang Ludes Terbakar
Ratusan Rumah di Jatinegara Jaktim Terbakar, 452 Warga Mengungsi
SDN 01 Meruya Jakarta Terbakar
Tower Tulip Kalibata City Kebakaran, Dua Orang Luka
Kompor Meledak, Pabrik Kerupuk Hingga Bengkel Mobil di Kalideres Ludes Terbakar

(mdk/fik)

TOPIK TERKAIT