Korban Longsor di OKU Selatan Ditemukan di Jurang Sedalam 20 Meter

Korban Longsor di OKU Selatan Ditemukan di Jurang Sedalam 20 Meter
PERISTIWA | 11 Mei 2020 21:26 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Bencana tanah longsor di Desa Pagar Agung, Kecamatan Pulau Beringin, Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, menimbulkan satu korban tewas. Korban bernama Yoto (36) ditemukan di jurang sedalam 20 meter.

Longsor terjadi di 13 titik di kabupaten itu sejak Sabtu hingga Minggu (9-10/5) sore. Di Kecamatan Pulau Beringin sendiri terdapat sembilan titik longsor, mayoritas di jalan desa, termasuk di lokasi penemuan korban.

Kabid Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel Ansori mengungkapkan, pencarian korban berdasarkan temuan sepeda motor dan sandal di lokasi yang diduga milik korban. Tim gabungan berusaha melakukan pencarian dengan alat berat.

Meski sudah menggunakan alat berat dan selesai membersihkan material longsor, korban belum juga ditemukan. Tujuh jam kemudian atau pada Senin (11/5) dini hari, jasad korban ditemukan di jurang dengan kedalaman 20 meter.

"Korban ditemukan sudah meninggal dunia di jurang. Kondisinya penuh luka lecet dan tangan serta jadi patah," ungkap Ansori, Senin (11/5).

Diduga, saat kejadian korban melintas menggunakan sepeda motornya. Korban tak bisa menyelamatkan diri karena longsor persis berada di tebing pinggir jalan.

"Jenazah korban sudah di awal ke desanya di Pulau Beringin dan tadi siang dimakamkan," kata dia.

Sementara di Ogan Ilir terjadi angin kencang yang menyebabkan empat rumah di Desa Muara Dua, Kecamatan Pemulutan, rusak berat. Bencana itu terjadi bersamaan dengan hujan deras, Senin (11/5) dini hari.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun 12 jiwa harus mengungsi karena rumahnya roboh. Mereka harus diungsikan ke tempat lain dan dibantu logistik selama proses evakuasi.

"Informasi dari BMKG, cuaca ekstrim masih berpotensi terjadi beberapa hari ke depan. Perlu kewaspadaan semua pihak untuk mencegah adanya korban jiwa," pungkasnya. (mdk/eko)

Baca juga:
Dua Desa di Cikajang Garut Diterjang Banjir Bandang dan Longsor
Banjir dan Tanah Longsor Melanda Sejumlah Desa di Banda Aceh
Puluhan Makam di TPU Cikutra Bandung Hilang
Kompleks Pemakaman Longsor di Bandung, Makam Rusak hingga Jenazah Terbawa Sungai
Longsor Terjang Puluhan Hektare Sawah di Muara Enim, Irigasi Rusak & Sapi Hanyut
Hujan Deras Sebabkan Longsor dan Pohon Tumbang Hingga Timpa Jaringan Listrik di Nias

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami