Korban Meninggal Akibat Gempa Banten Bertambah Menjadi 4 Orang

PERISTIWA | 3 Agustus 2019 17:33 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Plh Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengatakan, korban meninggal akibat gempa magnitudo 6,9 di Banten kian bertambah. Berdasarkan data terbaru, korban meninggal sebanyak empat orang.

"Korban meninggal empat orang. Di Lebak atas nama Rusinah 48 tahun, beliau meninggal karena serangan jantung, dan Salman 95 tahun meninggal karena kelelahan. Di Sukabumi ada dua juga, atas nama Ajay 58 tahun dan Riyani 35 tahun," kata Agus di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Sabtu (3/8).

Selain itu, untuk korban luka berjumlah empat orang. Mereka berasal dari Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Pandeglang. "Satu orang dari Kabupaten Sukabumi dan tiga orang dari Kabupaten Pandeglang," ujarnya.

Ribuan warga sempat mengungsi saat gempa mengguncang, Jumat (2/8) pukul 19.03 WIB.

Lokasi gempa berada di 7.54 LS,104.58 BT (147 kilometer Barat Daya Sumur-Banten) dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa ini dirasakan cukup kuat hingga Bandung dan Jabodetabek.

Baca juga:
Potret Korban Gempa di Pandeglang dengan Kondisi Rumahnya yang Rusak
Aksi Prajurit TNI AD Bersihkan Puing Usai Gempa di Pandeglang
Belasan Rumah, 1 Masjid dan 2 SD di Carita Pandeglang Rusak Akibat Gempa
BNPB: Rumah Rusak Akibat Gempa Banten Tidak Memenuhi Standar
Pemkab Pandeglang Minta Pemerintah Bantu Perbaiki Rumah Warga Korban Gempa
Pascagempa Banten, Pengelola Gedung di Jakarta Diimbau Cek Struktur Bangunan

(mdk/cob)