Korban tewas longsor air terjun Sedudo bertambah, total 3 orang

Korban tewas longsor air terjun Sedudo bertambah, total 3 orang
Korban longsor Air Terjun Sedudo. ©2015 merdeka.com/imam mubarok
NEWS | 21 Juli 2015 21:24 Reporter : Imam Mubarok

Merdeka.com - Korban tewas akibat longsor di kompleks wisata air terjun Sedudo yang terletak di Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur bertambah jadi satu orang menjadi tiga korban tewas. Selain itu, sembilan korban luka berat dan ringan juga telah diketahui identitasnya.

Ketiga korban meninggal dunia adalah Hendra Pramana Setiawan (17) warga Jalan Diponegoro 17 Tulungagung, Subhan Anang Mashuro (35) warga Jalan Jepara 15 Surabaya dan Sofyan Sahuri (25) warga Jalan Kapas Surabaya.

"Korban semula dua dan bertambah lagi satu orang jadi total menjadi tiga orang," kata Kapolsek Sawahan AKP Sumadi WR kepada merdeka.com, Selasa (21/7).

Sedangkan sembilan korban yang teridentifikasi yang mengalami luka berat patah tangan, dan luka ringan di bagian kepala dan pelipis akibat kejatuhan pohon dan batu tersebut adalah M Hasim (20), Mohammad Rifai (29), Bagus (29) warga Semare Kernel Nganjuk, Prasetyo (15), Hafidz (20) warga Desa Peluh Kridosono, Siti Manggison (38), Rosita (35) warga Surabaya, Galuh (27) warga Lamongan dan Subekti (37) warga Jakarta Selatan mengalami luka berat dan patah tangan kanannya.

Kejadian longsor berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa petang (21/7). Longsoran pohon dan batu terjun bebas dari 105 meter dari ketinggian air terjun, dan mengenai para pengunjung yang sedang mandi.

Tim SAR dan kepolisian mengevakuasi para korban. Lokasi air terjun ini berada di 1438 meter di atas permukaan air laut.

(mdk/cob)

TOPIK TERKAIT

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami