Korsel Darurat Corona, Pemerintah RI Buka Pos untuk WNI di Daegu

Korsel Darurat Corona, Pemerintah RI Buka Pos untuk WNI di Daegu
Corona. ©2020 Merdeka.com
PERISTIWA | 28 Februari 2020 09:12 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pemerintah membuka pos Alternatif Jalur Utama (AJU) bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Korea Selatan. Pos berjarak 53 kilometer dari pusat kota Daegu ini dibuka menyusul semakin mewabahnya virus corona di Korea Selatan.

"Di Korsel tim kita yang ada di Seoul sudah membuka pos Aju sekitar 53 km dari kota Daegu," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (28/2).

Daegu yang merupakan kota keempat terbesar di Korea Selatan, diketahui menjadi pusat penyebaran virus corona di negeri gingseng itu. Sehingga, pemerintah membuka pos untuk memudahkan evakuasi jika sewaktu-waktu penyebaran virus corona di Daegu semakin meluas.

"Untuk mengantisipasi kalau situasi di kota tersebut menjadi semakin harus menjadi perhatian karena jumlah Warga negara kita di wilayah tersebut cukup banyak," ujar Retno.

Penyebaran virus corona di Korea Selatan bermula karena seorang wanita berusia 61 tahun atau yang disebut tenaga media 'Pasien 31. Dia sempat memeriksakan diri ke rumah sakit daerah.

Namun setelah dinyatakan memiliki gejala mirip dengan virus corona COVID-19 oleh rumah sakit tersebut, wanita ini dirujuk untuk menuju ke rumah sakit yang lebih besar agar mendapatkan penanganan.

Akan tetapi ia abai terhadap hal tersebut, dengan dalih ia belum pernah bepergian ke luar negeri. Ia pun kemudian beraktivitas seperti biasa.

Wanita yang disebut superspreader ini kemudian menginfeksi setidaknya 37 orang di gereja yang biasa ia kunjungi dengan virus corona baru. Sejumlah jemaah lain di gereja itu juga menunjukkan gejala penyakit, yang disebut COVID-19 tersebut.

Usai adanya penyebaran virus yang masif dari wanita paruh baya ini, pemerintah setempat menutup banyak fasilitas umum agar virus tak semakin menyebar. Kini kota Daegu yang mendapat predikat sebagai kota seni, menjadi sepi bak kota hantu.

Hingga kini, jumlah orang yang terinfeksi virus corona di Korsel mencapai 1.595 kasus. Korban meninggal akibat corona di Korsel mencapai tujuh orang. Hal ini membuat Korsel menjadi negara kedua dengan kasus virus corona terbanyak setelah China.

Reporter: Lizsa Egeham

Sumber: Liputan6.com (mdk/eko)

Baca juga:
Komisi I DPR Sepakat Membentuk Panja Ketahanan Virus Corona
5 Fakta Nasib Jemaah Gagal Umrah Akibat Pemerintah Saudi Antisipasi Virus Corona
Kekhawatiran AS dan Negara Barat Soal Penanganan Corona di Indonesia
Moratorium Umrah Belum Berdampak pada Penerbangan Solo-Madinah
Pemerintah Janji Carikan Solusi Tangkal Kerugian Jemaah Gagal Umrah
Umrah Dihentikan Sementara, 150 Jemaah Palembang Tertahan di Singapura
Arab Saudi Larang Umrah, 1.200 Jemaah Umrah Sulsel Batal ke Tanah Suci

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami