Korsleting, gereja di Teluk Wondama Papua Barat terbakar

PERISTIWA | 12 November 2018 22:27 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Gedung lama Gereja Katolik Santo Laurensius Wasior di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat terbakar, Senin (12/11). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIT tersebut membakar seluruh bangunan, yang sejak dua tahun terakhir difungsikan sebagai sekolah Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Usia Dini (PAUD).

Diduga kuat api bersumber dari korsleting, yang kemudian menyambar papan lisplang dan selanjutnya menjalar ke bagian bangunan lainnya.

"Saat saya tiba api masih kecil tapi di atas di lisplang, kita sudah sudah berusaha siram tapi susah karena agak tinggi. Akhirnya papan lisplang itu jatuh kena tumpukan buku-buku jadi langsung membesar," kata Kepala Distrik Wasior Anthonius Alex Marani yang mengaku tiba di lokasi beberapa saat setelah api mulai terlihat di atas bangunan.

Alex menyayangkan mobil pemadam kebakaran yang terlambat tiba di lokasi. Jika Damkar tiba tepat waktu, dia yakin api bisa langsung dipadamkan sehingga hanya sebagian kecil saja yang terbakar.

"Saya langsung hubungi, tetapi mereka bilang pergi isi air dulu jadi sampai di sini api sudah makan habis semua," ujar Wakil Ketua Dewan Stasi Santo Laurensius Wasior.

Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 06.30 WIT setelah mobil Damkar tiba. Sebagian besar isi gedung yang didominasi buku-buku dan alat peraga pembelajaran siswa TK dan PAUD serta sejumlah barang berharga lainnya ludes dilalap si jago merah.

Kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta. Kebakaran ini membuat puluhan siswa PAUD/TK Santa Laurensia terpaksa diliburkan untuk waktu yang belum ditentukan.

Hingga Senin siang tadi, aparat kepolisian Polres Teluk Wondama masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Gedung gereja yang terbakar dibangun pada 2006 dan diresmikan pada 2007. Ini merupakan gedung gereja Katolik pertama di Kabupaten Teluk Wondama. Sejak 2016, gedung gereja ini tidak lagi dipakai sebagai tempat peribadatan karena sudah dibangun gedung gereja yang lebih besar di Iriati.

Baca juga:
Kawasan Elite Malibu Terancam Kebakaran Lahan di California
Api Setinggi 15,2 Meter Mengamuk, Ribuan Warga California Mengungsi
Asap tebal selimuti gedung Kementerian PPPA, pegawai dievakuasi
Pemkot Solo bangun Pasar Darurat Legi dari material bekas Pasar Klewer
Biaya pemadaman Karhutla di Sumsel tembus Rp 1 triliun
Pasar Legi terbakar, Pemkot Solo kehilangan PAD Rp 2 M per tahun

(mdk/cob)

TOPIK TERKAIT