Kota Malang raih Adipura Kencana dan Adiwiyata Mandiri

Kota Malang raih Adipura Kencana dan Adiwiyata Mandiri
Walikota Malang Moch Anton. ©2017 Merdeka.com
PERISTIWA » MALANG | 27 Juli 2017 11:38 Reporter : Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Kota Malang kembali meraih penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup yakni Adipura Kencana, sekaligus Adiwiyata Mandiri dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Kepastian tersebut diperoleh dari surat undangan kepada Wali Kota Malang untuk hadir dalam penyerahan penghargaan yang akan disampaikan oleh Presiden Joko Widodo, Rabu (2/8) di Plaza Ir. Soedjono Soerjo Manggala Wanabakti, Jakarta.

Walikota Malang Moch Anton, menyampaikan rasa bangganya atas penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup ini, apalagi dua penghargaan sekaligus. Prestasi tersebut tidak lepas dari peran dan kerja sama semua komponen dan elemen masyarakat.

"Tentunya Piala Adipura Kencana ini adalah prestasi membanggakan yang harus kita pertahankan," kata Abah Anton, Kamis (27/7).

Kota Malang mendapat anugerah Adipula Kencana untuk kategori kota besar di Indonesia. Bersama Kota Malang di kawasan pulau Jawa yang mendapat piala serupa adalah Surabaya, Tangerang, Kudus dan Jombang.

Kota Malang juga kembali meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri yang diperoleh SMP Negeri 15, SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 7.

Sejumlah inovasi di bidang lingkungan hidup terus didorong oleh pemerintah Kota Malang seperti Bank Sampah Malang (BSM), Road Sweeper, Tong Sampah Tematik, Kader 3R, pembangunan pengolahan sampah terpadu, gerakan menabung air hingga revitalisasi taman dan hutan kota.

Program-program tersebut secara terpadu dinilai sangat efektif dalam pengurangan jumlah sampah. Tercatat, presentase peningkatkan reduksi sampah dari tahun ke tahun menunjukan grafik positif, yakni 26 persen (2014) meningkat 26,5 persen (2015) dan 27,5 persen (2017). Tahun mendatang reduksi sampah ditargetkan meningkat menjadi 28 persen.

Selain itu, program reduksi sampah melalui Bank Sampah Malang (BSM) juga sangat efektif selain bisa mengurangi sampah juga mendapatkan keuntungan finansial bagi masyarakat.

"Kami harap dengan berbagai inovasi tersebut mengurangi prosentase sampah yang ada di Kota Malang," tukasnya. (mdk/rhm)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami