KPAI Nilai Sekolah di Tasikmalaya Belum Siap Kegiatan Belajar Mengajar Tata Muka

KPAI Nilai Sekolah di Tasikmalaya Belum Siap Kegiatan Belajar Mengajar Tata Muka
PERISTIWA | 10 September 2020 21:46 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meninjau kesiapan infrastruktur protokol kesehatan di SMPN 1 Rajapolah dan SMKN Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya. Hasil dari peninjauan tersebut, KPAI menilai bahwa KBM (kegiatan belajar mengajar) tatap muka belum siap dilakukan.

Komisioner KPAI, Retno Listyarti mengatakan, bahwa selama ini pihaknya sudah meninjau 31 sekolah di beberapa wilayah Indonesia. Hasil dari peninjauannya sendiri, mayoritas belum siap menggelar KBM tatap muka, termasuk di Kabupaten Tasikmalaya.

"Kami telah melakukan kunjungan dan hanya ada SMKN 11 Kota Bandung yang selama ini kami anggap telah siap dari infrastruktur dan lain-lain. Tapi untuk SMPN 1 Tasikmalaya saat ini kesiapan infrastruktur untuk penerapan protokol kesehatan dinilai masih kurang, salah satu contohnya tempat cuci tangan belum tersedia banyak," ujarnya, Kamis (10/9).

Kesiapan infrastruktur di sekolah, menurut Retno selama ini memang banyak masalah. Namun yang paling utama, adalah belum adanya standar prosedur operasi. Padahal, menurutnya, saat KBM tatap muka dilaksanakan banyak perubahan yang akan terjadi sehingga harus disosialisasikan SOP dari kedatangan, KBM, hingga pulang.

"Setiap guru maupun siswa yang datang ke sekolah harus memakai baju bebas lebih dulu, dan baru seragam digunakan ketika akan memasuki ruang kelas supaya tidak terjadinya Covid-19 ketika turun dari angkutan umum. Akan tetapi, para siswa juga mesti diajarkan untuk tetap tahan mengenakan masker dalam jangka waktu 4 jam di dalam kelas. Edukasi dan sosialisasi juga harus dilakukan ke setiap orang tua supaya dengan mudah untuk mengubah para perilaku siswa," jelasnya.

KPAI sendiri, diakuinya, memberikan rekomendasi untuk sekolah menggelar KBM tatap muka tapi bukan berdasarkan wilayah zona merah, namun untuk sekolah yang akan menggelar kegiatan ada lima pihak yang harus disiapkan mulai dari daerah, sekolah, guru, orang tua dan anak.

Baca Selanjutnya: Orang Tua Ingin Belajar Kembali...

Halaman

(mdk/gil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami