KPK Cokok Hakim hingga Pengacara Terkait OTT di PN Surabaya

KPK Cokok Hakim hingga Pengacara Terkait OTT di PN Surabaya
Jokowi resmikan Gedung baru KPK. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman
NEWS | 20 Januari 2022 09:30 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini OTT digelar di Surabaya, Jawa Timur, tepatnya Pengadilan Negeri (PN).

Tiga pihak dicokok. Yakni, hakim di PN Surabaya, seorang panitera hingga pengacara.

"Dalam kegiatan tangkap tangan tersebut, sejauh ini KPK mengamankan 3 orang. Diantaranya hakim, panitera dan pengacara," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (20/1).

Ali mengatakan, ketiganya ditangkap saat hendak melakukan transaksi suap. Suap berkaitan dengan penanganan perkara di PN Surabaya.

"Yang diduga sedang melakukan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan uang terkait sebuah perkara di PN Surabaya," kata Ali.

Ali belum bersedia merinci nama-nama pihak yang diamankan tim penindakan. Menurut Ali, hingga kini tim penindakan masih memeriksa para pihak yang diamankan.

Ali meminta khalayak menunggu hingga 1x24 jam untuk dapat menentukan status ketiganya.

"Perkembangannya akan disampaikan," katanya.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber : Liputan6.com (mdk/rhm)

Baca juga:
KPK Gelar Operasi Tangkap Tangan di Surabaya, Seorang Panitera Diamankan
KPK Harap Tiga OTT di Januari 2022 Berikan Efek Jera
Bupati Langkat Diduga Mematok Fee15-16,5 Persen dari Nilai Proyek
KPK: Bupati Langkat Diduga Sengaja Menghindar dari Kejaran Tim Penindakan
Sejumlah Orang yang Terjaring OTT di Langkat Tiba di Gedung KPK
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Suap Proyek Pengadaan Barang dan Jasa

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami