KPK Diminta Tindaklanjuti Setiap Laporan Masyarakat terkait Dugaan Korupsi

PERISTIWA | 14 Agustus 2019 16:37 Reporter : Ya'cob Billiocta

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta menindaklanjuti setiap laporan dari masyarakat terkait dugaan korupsi yang harus dikaji dan didalami lebih lanjut. Hal tersebut diungkapkan Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman.

"Apapun laporan masyarakat harus ditindaklanjuti," ujar Boyamin, Rabu (14/8). Dikutip dari Antara.

Dia mengharapkan KPK membantu menyelamatkan keuangan negara dari tangan-tangan rakus, dan korupsi harus dijadikan musuh bersama untuk menyelamatkan aset negara.

"Kalau berhasil itu berarti KPK membantu negara untuk membayar utang," ucap dia.

Hal ini diungkapkan Boyamin terkait kasus dugaan korupsi di PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Persero yang telah dilaporkan oleh MAKI dan Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) Jakarta Utara, yang hingga saat ini belum ada tindak lanjutnya.

Sementara itu, Direktur Ekskutif Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo juga menyayangkan sikap KPK yang belum menindaklanjuti laporan dugaan korupsi di KBN yang diduga merugikan negara Rp 7,7 miliar. Padahal, lanjutnya, berdasarkan tracking issue, kasus ini sudah menjadi sorotan publik.

"Tidak biasanya KPK membiarkan kasus dugaan korupsi yang menjadi sorotan publik. Jika kasus ini dibiarkan berlarut-larut maka akan berdampak buruk bagi citra KPK. Bisa menimbulkan persepsi negatif dan menurunkan tingkat kepercayaan terhadap kinerja KPK", kata Karyono.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengatakan pihaknya akan mempelajari laporan dugaan korupsi di PT KBN. Namun sampai saat ini, KPK belum menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi terkait dugaan korupsi di PT KBN tersebut.

MAKI melaporkan dugaan korupsi di KBN sekitar Rp 7,7 miliar. Sementara, KBNU mencatat dugaan korupsi di sana mencapai Rp 64,1 miliar dari total 20 kasus.

(mdk/cob)

TOPIK TERKAIT